Daftar Reshuffle Kabinet yang Pernah Dilakukan Presiden Prabowo Hingga Kini
Torik Aqua April 27, 2026 12:14 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Simak daftar reshuffle Kabinet Merah Putih yang sudah dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Kini, isu reshuffle kembali menguat mulai menjelang April 2026 hingga kini, Senin (27/4/2026).

Pada awal April, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya turut merespons mengenai isu perombakan kabinet yang akan dilakukan Presiden.

Teddy dinilai sosok yang dekat dengan Presiden Prabowo dalam banyak kesempatan, Teddy turut mendampingi Presiden. Pun saat menjadi ajudan Prabowo.

Baca juga: Wakil Menteri Angkat Bicara soal Isu Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Namun, ketika disinggung soal isu reshuffle, Teddy tidak menjawab tegas apakah perombakan dilakukan dalam waktu dekat atau tidak.

Ia hanya meminta publik menunggu.

“Tunggu saja,” kata Teddy singkat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Beberapa minggu kemudian, isu reshuffle kabinet semakin menguat.

Informasi yang dihimpun Tribunnews.com, Senin (27/4/2026), sejumlah pos pejabat negara setingkat menteri dan kepala lembaga dikabarkan dirombak.

Salah satu sosok yang santer dirumorkan masuk dalam daftar reshuffle kabinet Prabowo adalah Jenderal Dudung dipercaya akan menduduki Kepala Staf Presiden (KSP) baru, menggantikan Muhammad Qodari.

Meski demikian, belum ada pernyataan resmi dari pihak Istana.

Sejauh ini, Presiden Prabowo sudah beberapa kali melakukan reshuffle kabinet.

Pada tahun 2025 saja, Prabowo telah melakukan empat kali reshuffle kabinet semasa kepemimpinannya sejak dilantik menjadi Presiden Oktober 2024.

Kemudian, pada Februari 2026, Presiden melakukan pergantian posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) dan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Presiden melantik Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI, menggantikan Juda Agung, sedangkan Juda Agung ditunjuk menjadi Wamenkeu, menggantikan Thomas.

Daftar Reshuffle Kabinet Prabowo 2025
Prabowo Subianto telah melakukan reshuffle kabinet sebanyak empat kali pada 2025 sejak menjabat sebagai Presiden RI.

Reshuffle jilid I
Reshuffle jilid I terjadi pada 19 Februari 2025.

Saat itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro diganti oleh Brian Yuliarto.

JANJI POLITIK - Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat dalam rapat kerja bersama anggota Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan komitmen pemerintah dalam merealisasikan seluruh janji politiknya dan menantang publik menagih hasil kerjanya agar tidak sekadar menjadi
RESHUFFLE KABINET - Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat dalam rapat kerja bersama anggota Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan komitmen pemerintah dalam merealisasikan seluruh janji politiknya dan menantang publik menagih hasil kerjanya agar tidak sekadar menjadi "omong doang" atau omdo. (YouTube Sekretariat Presiden)

Daftar reshuffle pertama, yakni:

Brian Yuliarto sebagai Mendiktisaintek mengganti Satryo Brodjonegoro
Muhammad Yusuf Ateh diangkat sebagai Kepala BPKP
Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BPKP
Amalia Adininggar Widyasanti dan Sonny Harry Budiutomo
Harmadi dilantik sebagai Kepala dan Wakil Kepala BPS
Nugroho Sulistyo Budi sebagai Kepala BSSN

Reshuffle jilid II
Presiden melakukan perombakan besar di lima kementerian pada September 2025.

Saat itu, Prabowo mencopot Budi Gunawan sebagai Menko Polkam dan Dito Ariotedjo dari posisi Menpora.

Daftar reshuffle kedua:

Purbaya Yudhi Sadewa menggantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan
Mukhtarudin menggantikan Abdul Kadir Karding sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
Ferry Joko Yuliantono menggantikan Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Koperasi
Mochamad Irfan Yusuf dilantik menjadi Menteri Haji dan Umrah
Dahnil Anzar Simanjuntak dilantik menjadi Wakil Menteri Haji dan Umrah
Budi Gunawan dicopot sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam)
Dito Ariotedjo dicopot sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)

Reshuffle jilid III
Prabowo melantik tiga menteri dan tiga wakil menteri pada bulan September 2025.

Presiden Prabowo melantik dua menteri baru, yakni Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) dan Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Dikutip dari wantimpres.go.id, sebelumnya, posisi Menko Polkam dan Menpora sempat kosong setelah pada reshuffle jilid II Prabowo mencopot Budi Gunawan sebagai Menko Polkam dan Dito Ariotedjo dari posisi Menpora.

Berikut daftar reshuffle ketiga:

Djamari Chaniago menggantikan Budi Gunawan sebagai Menko Polkam
Erick Thohir menggantikan Dito Ariotedjo sebagai Menpora
Afriansyah Noor dilantik sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan
Rohmat Marzuki dilantik sebagai Wakil Menteri Kehutanan
Farida Farichah dilantik sebagai Wakil Menteri Koperasi
Angga Raka Prabowo menggantikan Hasan Nasbi sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
Muhammad Qodari menggantikan AM Putranto sebagai Kepala Staf Kepresidenan
Ahmad Dofiri dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian
Nanik Sudaryati Deyang dan Sonny Sanjaya dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional
Sarah Sadiqa dilantik sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)

Reshuffle jilid IV
Prabowo kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih keempat kalinya pada Oktober 2025.

Dalam reshuffle keempat kali ini, ada lima menteri yang diganti.

Namun, pada 8 Oktober 2025, Prabowo melantik empat menteri baru dan satu wakil menteri di Istana Negara, Jakarta.

Sejumlah menteri tersebut, di antaranya Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, Mukhtarudin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala BP2MI, Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi, Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.

Baca juga: Isu Reshuffle Kabinet, Beredar Nama-nama Pejabat yang Akan Diganti dan Menempati Pos Baru

Reshuffle Kabinet Prabowo 2026

Isu perombakan kabinet sebenarnya sudah mencuat pada Februari 2026.

Perombakan pun menguat setelah adanya 'tukar guling' antara Thomas Djiwandono dengan Juda Agung.

Thomas Djiwandono dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), menggantikan Juda Agung, sedangkan Juda Agung ditunjuk menjadi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), menggantikan Thomas.

Namun, pelantikan Wamenkeu dilakukan lebih dulu.

Kini, isu reshuffle kabinet Merah Putih Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka makin menguat pada akhir April 2026.

Pada awal April, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya menyatakan, perombakan kabinet akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo.

“Nanti Bapak Presiden yang menceritakan,” katanya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Di tengah isu perombakan, muncul nama-nama tokoh akan mengisi sejumlah pos pejabat negara setingkat menteri dan kepala lembaga akan di-reshuffle.

Informasi yang dihimpun Tribunnews.com, Senin (27/4/2026), sejumlah pos pejabat negara setingkat menteri dan kepala lembaga akan di-reshuffle.

Kabarnya Jenderal Dudung dipercaya akan menduduki Kepala Staf Presiden (KSP) yang baru, menggantikan Muhammad Qodari.

Sementara itu, Muhammad Qodari akan dipindahkan menjadi Juru Bicara Presiden sekaligus Kepala Bakom.

Qodari dipercaya akan mengisi pos yang selama ini dianggap 'kelemahan' pemerintahan Presiden Prabowo, yakni soal komunikasi publik.

Selain itu, ada sejumlah sosok lainnya yang mengisi posisi di Kabinet.

Tribunnews.com telah menghubungi Muhammad Qodari pagi ini melalui pesan WhatsApp.

Ia tidak menjelaskan detail, namun meminta doa terbaik terkait hal ini.

"Mohon doa yang terbaik," tulis Qodari, diakhiri emoji senyum.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.