TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI – Kebakaran hebat melanda gudang machining atau ruang produksi milik PT SAS Kreasindo Utama di Desa Maribaya, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Minggu (26/4/2026) malam.
Meski tidak memakan korban jiwa, kerugian material akibat insiden ini ditaksir mencapai Rp15 miliar.
Api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 20.30 WIB ketika alarm kebakaran di dalam gudang produksi berbunyi.
Petugas keamanan yang berjaga segera melakukan pengecekan dan mendapati api sudah berkobar di salah satu mesin produksi.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, melalui Kapolsek Kramat Iptu Deni Triyatno, mengonfirmasi bahwa enam unit mobil pemadam kebakaran dari wilayah Kota dan Kabupaten Tegal dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan si jago merah.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai kurang lebih Rp15 miliar akibat kerusakan sejumlah mesin produksi dan fasilitas pendukung lainnya," ungkap Iptu Deni Triyatno, Senin (27/4/2026).
Gudang dalam Kondisi Libur
Saat kebakaran terjadi, aktivitas produksi sedang berhenti total karena hari libur.
Hal ini meminimalkan risiko jatuhnya korban, namun besarnya material yang mudah terbakar membuat api cepat membesar dan sempat terekam kamera CCTV serta viral di media sosial.
Baca juga: Geger Penemuan Remaja 17 Tahun Tewas Tergantung di Gubuk Sawah Bawang Batang
Upaya pemadaman awal sempat dilakukan oleh petugas keamanan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun api yang muncul dari salah satu mesin produksi tersebut merambat dengan cepat hingga menciptakan kepulan asap tebal yang membumbung tinggi.
Penyelidikan Penyebab Kebakaran
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti munculnya api. Dugaan sementara menyebutkan api bersumber dari malafungsi pada salah satu mesin produksi.
"Sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran," tegas Iptu Deni.
Atas kejadian ini, Polres Tegal mengimbau para pelaku usaha di wilayahnya untuk memperketat standar keselamatan kerja. Pemeriksaan berkala terhadap instalasi listrik dan kondisi mesin produksi menjadi poin utama guna mencegah terjadinya peristiwa serupa yang dapat melumpuhkan operasional perusahaan. (dta)