Gaya Lansia Tipu Penjual Telur hingga 250 Kg, Ngaku TNI Berpangkat Kapten, Pakai Atribut Lengkap
muslimah April 27, 2026 02:56 PM

 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang pedagang telur di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang menjdai korban penipuan.

Pelakunya pria yang menyamar sebagai anggota TNI lengkap memakai seragam dan kepangkatan.

Terduga pelaku telah ditangkap polisi yakni seorang pria lanjut usia berinisial E (64) 

Baca juga: Ngerinya Ajaran Sultan Nusantara di Banyumas, Sederet Makanan Diharamkan, Anak Boleh Lawan Orangtua

Pelaku diringkus Tim Resmob Polres Sumedang bersama Unit Reskrim Polsek Pamulihan di wilayah Cipatik, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 21.15 WIB.

Saat ditangkap, pelaku tidak berkutik.

Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, menjelaskan bahwa pelaku menggunakan atribut militer lengkap untuk meyakinkan korban.

"Saat beraksi, pelaku berseragam TNI dengan name tag bernama Abdulrahman," kata Awang.

Pelaku mengaku sebagai anggota Kodam III/Siliwangi dan berpangkat kapten.

Dengan penampilan tersebut, ia berhasil meyakinkan seorang pedagang telur untuk melakukan transaksi dalam jumlah besar.

Peristiwa penipuan bermula pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Pelaku datang dan memesan telur sebanyak 250 kilogram dengan nilai transaksi mencapai Rp 7.290.000.

Untuk menambah kepercayaan korban, pelaku berjanji akan melakukan pembayaran melalui transfer bank setelah barang sampai di kantor Kecamatan Pamulihan.

Namun, setibanya di lokasi, pelaku meminta agar telur dipindahkan ke mobil pribadinya, sebuah Honda CR-V putih dengan nomor polisi F 1147 QL yang diduga menggunakan pelat palsu.

Apa yang Terjadi Saat Korban Diminta ke Bank?

Setelah berhasil menguasai barang, pelaku melancarkan tipu daya lanjutan.

Ia meminta korban pergi ke Bank BRI Unit Cimanggung dengan alasan istrinya, yang disebut bernama "Bu Ida", akan menyerahkan uang pembayaran.

Korban yang percaya kemudian menuju bank tersebut.

Namun, pihak bank menyatakan tidak ada pegawai dengan nama yang dimaksud.

Saat itulah korban menyadari telah ditipu, sementara pelaku sudah melarikan diri membawa ratusan kilogram telur.

Bagaimana Penangkapan Pelaku?

Setelah menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku di Kabupaten Bandung Barat.

Dalam penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.

"Dari tangan pelaku, satu unit mobil Honda HR-V, telepon genggam, seragam mirip seragam TNI, dan atribut militer seperti sabuk dan wing turut diamankan," ujar Awang.

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya korban lain di wilayah berbeda.

Pelaku diketahui diduga pernah melakukan aksi serupa di Kabupaten Bandung. Dandim 0610/Sumedang, Letkol Arh Kusuma Ardianto, memastikan bahwa pelaku bukan anggota TNI aktif.

"Kami pastikan yang bersangkutan adalah TNI gadungan," tegas Ardianto.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap pihak yang mengatasnamakan institusi TNI, terutama dalam transaksi jual beli.

"Jika ada gerak-gerik yang mencurigakan, terlebih itu mengatasnamakan TNI, segera laporkan ke Koramil atau Polsek terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti aparat terkait," tambahnya. (Kompas)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.