Harta Kekayaan dan Isi Garasi Qodari yang Digeser dari KSP Jadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
Arie Noer Rachmawati April 27, 2026 06:14 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Presiden RI Prabowo Subianto melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih pada Senin (27/4/2026).

Salah satu yang kena reshuffle adalah Muhammad Qodari.

Ia kini dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom).

Sebelumnya, Qodari menjabat sebagai Kepala Staf Presiden (KSP).

Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/4/2026).

"Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah," ujar narator pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin.

Diketahui, posisi Kepala Bakom yang kini dijabat oleh Qodari, sebelumnya ditempati oleh Angga Raka Prabowo.

Baca juga: Daftar 6 Pejabat Kena Reshuffle Kabinet Prabowo, Dudung Abdurachman Jadi Kepala Staf Kepresidenan

Profil Muhammad Qodari

Muhammad Qodari lahir di Palembang, Sumatera Selatan, pada 15 Oktober 1973.

Ia dikenal sebagai peneliti, akademisi, sekaligus analis politik yang memiliki rekam jejak panjang di bidang kajian sosial-politik di Indonesia.

Di pemerintahan, Qodari lebih dulu mengemban posisi sebagai Wakil Kepala Staf Kepresidenan (KSP) era Presiden Prabowo Subianto.

Kemudian pada Rabu (17/9/2025), Prabowo menunjuk Qodari menjadi KSP untuk menggantikan AM Putranto.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, M Qodari.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, M Qodari. (YouTube Sekretariat Presiden)

Pendidikan dan Karier Qodari

Dikutip dari Kompas.com, dari sisi pendidikan, Qodari menempuh studi sarjana di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia sejak 1992 dan menyelesaikannya pada 1997.

Karier profesionalnya dimulai sebagai peneliti, lalu bergabung dengan Institut Studi Arus Informasi (ISAI) pada 1999.

Pada 2001, ia melanjutkan pendidikan magister di University of Essex, Inggris, dengan konsentrasi pada perilaku politik dalam perspektif psikologi sosial.

Gelar tersebut diraih pada 2002 sebelum kembali ke Indonesia.

Sekembalinya ke Tanah Air, Qodari bergabung dengan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) sebagai peneliti.

Kariernya berkembang pesat pada 2003, ketika ia dipercaya menjadi Direktur Riset Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Pada tahun yang sama, ia juga menjabat sebagai Chief Editor Majalah Kandidat, Campaign and Election Magazine.

Perjalanan kariernya berlanjut saat ia ditunjuk sebagai Wakil Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia pada 2005.

Berbekal pengalaman tersebut, Qodari mendirikan lembaga survei independen Indo Barometer pada 2006, yang dikenal aktif melakukan riset terkait perilaku sosial dan politik masyarakat Indonesia.

Pada 2007, ia kembali melanjutkan pendidikan dengan mengambil program doktoral di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM).

Baca juga: Profil dan Jejak Karier Muhammad Qodari, Kepala Staf Presiden yang Kena Reshuffle Kabinet Prabowo

Harta Kekayaan

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK yang disampaikan pada 19 Januari 2025 dan diakses Kompas.com pada Senin (27/4/2026), Qodari memiliki total harta kekayaan kekayaan sebesar Rp 261.937.383.652 atau Rp 261,9 miliar.

Aset terbesar yang dimiliki Qodari berasal dari tanah dan bangunan dengan nilai keseluruhan Rp 182.792.200.000.

Dia tercatat miliki 176 bidang tanah dan bangunan yang didominasi di Palangka Raya.

Kemudian disusul di Lampung Utara, Bandar Lampung, Depok, Sukabumi, Pulau Pisang, Jakarta Selatan, Balikpapan, Lombok Utara, dan Bogor.

Baca juga: Wakil Menteri Angkat Bicara soal Isu Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Isi Garasi Qodari

Qodari memiliki aset berupa alat transportasi dan mesin dengan nilai keseluruhan Rp 933.000.000.

Dia tercatat memiliki tiga unit mobil dengan merek Toyota Kijang Innova 2.0 V AT, Neta V-II, dan Wuling Air EV Ling Range.

Qodari juga memiliki satu unit motor merek Honda CMX500 Rebel.

Qodari juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya Rp 9.864.000.000, surat berharga Rp 475.000.000, kas dan setara kas Rp 70.718.520.875, harta lainnya Rp11.109.280.

Dia juga tercatat memiliki hutang sebesar Rp 2,8 miliar.

Dengan demikian, total harta kekayaan Muhammad Qodari sebesar Rp 261.937.383.652.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.