Kronologi Truk Tabrak Median di Banyumanik Semarang, Baim Mengantuk
deni setiawan April 27, 2026 07:56 PM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Penyebab kecelakaan dump truk yang menabrak median jalan di depan Makodam IV/Diponegoro, Banyumanik, Kota Semarang, Senin (27/4/2026) sore, diungkap oleh sang sopir, Baim (27).

Warga Kabupaten Kudus tersebut mengaku mengantuk saat mengemudi sehingga kehilangan kendali.

Kecelakaan itu terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, jalur utama Semarang–Solo, tepatnya di kawasan Pudakpayung pada sekira pukul 15.00.

Berdasarkan kronologi, lanjut Baim, truk dump berpelat B 9822 BDD yang dia kemudikan itu melaju dari arah Semarang menuju Ungaran. 

Saat itu, truk melaju tanpa muatan.

Baca juga: Gito Harap-harap Cemas, Teror Kawanan Monyet Serbu Ladang Warga Kalialang Semarang

“Mau ambil pasir di Magelang,” kata Baim.

Saat melintas di lokasi, kendaraan tiba-tiba oleng dan menghantam median jalan.

Benturan tersebut membuat posisi truk melintang dan memakan sebagian badan jalan di kedua arah. 

Akibatnya, arus lalu lintas langsung tersendat, bahkan memicu kemacetan panjang yang mengular hingga lebih dari empat kilometer.

Baim mengaku dirinya dilanda kantuk saat perjalanan dari Kudus menuju Magelang untuk mengambil muatan pasir.

“Ngantuk,” ujar Baim singkat saat ditanya penyebab kecelakaan.

Akibat insiden itu, Baim mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh seperti tangan, kaki, hingga telinga kiri. 

Luka-luka tersebut tampak telah ditangani sementara dengan balutan kapas.

Meski dalam kondisi terluka, Baim tetap berada di lokasi dan turut membantu proses evakuasi kendaraan yang dikemudikannya.

Bersama pekerja, dia ikut melepas as roda depan truk, bahkan mendorong roda tersebut ke depan kompleks Makodam IV/Diponegoro.

Langkah itu dilakukan agar truk dapat lebih mudah diderek dan segera dipindahkan dari badan jalan. 

KEPADATAN MENGULAR - Kepadatan kendaraan mengular di jalur menuju arah Ungaran di Jalan Perintis Kemerdekaan, Banyumanik, Kota Semarang, Senin (27/4/2026) sore. Kemacetan terjadi akibat kecelakaan truk yang menabrak median jalan di depan Makodam IV/Diponegoro sehingga sebagian badan jalan terhambat dan proses evakuasi berlangsung. 
KEPADATAN MENGULAR - Kepadatan kendaraan mengular di jalur menuju arah Ungaran di Jalan Perintis Kemerdekaan, Banyumanik, Kota Semarang, Senin (27/4/2026) sore. Kemacetan terjadi akibat kecelakaan truk yang menabrak median jalan di depan Makodam IV/Diponegoro sehingga sebagian badan jalan terhambat dan proses evakuasi berlangsung.  (TRIBUN JATENG/Reza Gustav Pradana)

• Tragedi Adik Tusuk Kakak Hingga Meninggal di Semarang, Ayah Syok Kehilangan Dua Anak Sekaligus

Proses evakuasi sempat memperparah kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi.

Hingga pukul 17.40, antrean kendaraan terparah terjadi di jalur dari Srondol menuju arah tanjakan Banyumanik atau ke arah Makodam, dengan panjang mencapai sekira 4,2 kilometer hingga kawasan Jalan Setiabudi, tepatnya di sekitar Hotel Serrata. 

Sementara itu, kepadatan di jalur sebaliknya atau arah turun tercatat sekira 500 meter.

Di lokasi, anggota Unit Lalu Lintas Polsek Banyumanik terus berjaga dan mengatur arus kendaraan untuk mengurai kemacetan.

Relawan dari Bankom Polrestabes Semarang membantu penanganan, termasuk berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran guna membersihkan ceceran solar dan serpihan komponen truk yang berserakan di jalan.

Satu mobil pemadam kebakaran turut disiagakan sebagai langkah antisipasi.

Hingga proses evakuasi berlangsung, arus lalu lintas di jalur Semarang–Solo, khususnya di kawasan Banyumanik, masih terpantau padat merayap. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.