Jakarta (ANTARA) - General Manager PLN UID Jakarta Raya Moch Andy Adchaminoerdin memaknai Hari Kartini dengan menyoroti pentingnya peran perempuan dalam mengelola listrik rumah tangga.

"Kalau sudah berkeluarga, maka peran ibu ini sangat penting dalam mengatur keuangan. Ibu-ibu biasanya bijak menyesuaikan, termasuk terkait listrik," kata Andy saat dijumpai di acara Kartini Smart Energy Class di Kantor TP PKK DKI Jakarta, Senin.

Andy memberi contoh, umumnya dalam rumah tangga, para ibu sering mengingatkan anggota keluarganya untuk menghemat energi. Misalnya dengan mematikan lampu jika tak digunakan, dan lain sebagainya.

Selain itu, banyak juga para ibu yang kini beralih menggunakan peralatan rumah tangga yang berbasis listrik. Misalnya seperti penanak nasi (rice cooker), kompor listrik, dan lain sebagainya.

Untuk itu, dalam rangka Hari Kartini, PLN UID Jakarta Raya pun menggandeng Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) untuk menyelenggarakan Talkshow Kartini Smart Energy Class.

Dalam gelaran tersebut, Andy mengatakan para ibu diberikan edukasi terkait penggunaan listrik dalam kehidupan sehari-hari. Adapun materi tersebut disiapkan oleh TP PKK DKI Jakarta.

Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana Harian (Plh) Ketua TP PKK DKI Jakarta Dewi Indriati Rano Karno mengungkapkan bahwa seiring dengan kemajuan teknologi, kaum perempuan juga harus memahami pentingnya pemanfaatan teknologi dalam penggunaan energi yang lebih bijak.

Menurutnya, hal penting sebagai langkah untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan berketahanan.

"Sebagai perempuan yang memegang peran strategis dalam keluarga dan masyarakat, kita tentu menyadari bahwa keputusan sehari-hari yang kita buat, terutama dalam hal penggunaan energi memberikan dampak pada kualitas hidup keluarga maupun lingkungan," ujar Dewi.

Oleh karena itu, Dewi menyebut kegiatan tersebut merupakan kesempatan yang baik untuk meningkatkan kesadaran dalam menanamkan gaya hidup yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan dengan menerapkan konsep smart energy.

"Saya berharap sebagai agen perubahan, seluruh TP PKK mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan berpartisipasi secara aktif agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan di kehidupan rumah tangga dan lingkungan," ucap Dewi.