Uniknya Masjid Al Hikmah Denpasar, Bali, Penuh Ornamen Khas Pulau Dewata, Bisa Tampung 1.500 Jamaah
Talitha Daren April 27, 2026 08:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Masjid Al Hikmah yang berlokasi di Jalan Soka, Kesiman, Denpasar, memadukan nuansa Islam dengan estetika khas Bali.

Sekilas, bentuk Masjid Al Hikmah di Denpasar, Bali bahkan sulit dibedakan dari bangunan tradisional Bali lainnya.

Ciri khas tersebut tampak jelas pada ornamen yang menghiasi masjid, mulai dari gapura, pagar, hingga gerbang yang dibuat dengan sentuhan ukiran Bali, seperti motif bunga, kepala naga Banda, serta detail pahatan tradisional lainnya.

Pengunjung akan menemukan ukiran kayu khas Bali yang menghiasi pintu dan jendela, menciptakan suasana hangat sekaligus artistik.

Baca juga: Tukad Badung, Sungai Ala Korea di Denpasar Bali, River Walk Cantik di Dekat Pasar Buat Bersantai

Sejarah Pendirian dan Perkembangan

Dikutip dari denpasartourism.com, Masjid Al Hikmah didirikan sekitar tahun 1978 oleh Abdul Sumarno, seorang tokoh Muslim setempat.

Pembangunan masjid ini dilatarbelakangi kebutuhan tempat ibadah bagi umat Muslim di wilayah Kesiman yang saat itu jumlahnya sekitar 20 persen dari total penduduk.

Proses pembangunan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dan terus berkembang seiring bertambahnya jumlah jamaah.

MASJID DI BALI - Masjid Al Hikmah di Denpasar, Bali, arsitekturnya penuh ornamen khas pulau Bali
MASJID DI BALI - Masjid Al Hikmah di Denpasar, Bali, arsitekturnya penuh ornamen khas pulau Bali (Tribun Trends/denpasartourism.com)

Pada tahun 1995, seorang jamaah bernama Narso melakukan pemugaran terhadap masjid yang berdiri di atas lahan seluas kurang lebih delapan are.

Dalam proses renovasi, Narso menggabungkan unsur ukiran Bali dan Jawa, terutama pada bagian gapura.

Perpaduan ini mencerminkan filosofi 'di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung', yang menjadi landasan utama keberadaan masjid tersebut.

Pembangunan dan pengembangan masjid tidak hanya melibatkan umat Muslim pendatang, tetapi juga masyarakat asli Kesiman, bahkan, seniman lokal juga turut berkontribusi.

Baca juga: Kota Tua di Bali, Jalan Gajah Mada Denpasar Bernuansa Eropa, Pusat Perdagangan Sejak Masa Kerajaan

MASJID DI BALI - Masjid Al Hikmah di Denpasar, Bali, arsitekturnya penuh ornamen khas pulau Bali
MASJID DI BALI - Masjid Al Hikmah di Denpasar, Bali, arsitekturnya penuh ornamen khas pulau Bali (Tribun Trends/denpasartourism.com)

Simbol Kerukunan Antarumat Beragama

Selain digunakan sebagai tempat ibadah, Masjid Al Hikmah juga memiliki peran sosial dan pendidikan.

Di dalamnya terdapat kegiatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pengajian rutin, serta berbagai layanan umat lainnya.

Saat ini, masjid mampu menampung hingga sekitar 1.500 jamaah.

Saat pelaksanaan ibadah seperti salat Jumat atau perayaan hari besar Islam, pecalang, petugas keamanan adat Bali yang mayoritas beragama Hindu, turut aktif membantu menjaga keamanan area masjid.

Pemerintah Kota Denpasar juga kerap hadir dalam kegiatan di masjid, seperti acara buka puasa bersama. K

Ketua Masjid Al Hikmah, Muhamad Suwarno, menegaskan bahwa hubungan antara umat Muslim dan Hindu di Denpasar tetap terjalin dengan baik melalui berbagai kegiatan bersama, salah satunya kerja bakti lingkungan yang melibatkan seluruh warga.

(TribunTrends.com/Talitha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.