Kronologi Lengkap Dugaan Penculikan Anak di Rejang Lebong, Berujung Satu Terduga Pelaku Tewas
Hendrik Budiman April 27, 2026 08:42 PM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Peristiwa dugaan penculikan anak di Rejang Lebong berujung tragis setelah satu terduga pelaku tewas.

Insiden tersebut terjadi setelah warga yang mengetahui kejadian itu melakukan pengejaran dan mengamankan terduga pelaku hingga akhirnya terjadi aksi kekerasan.

Diketahui, seorang anak laki-laki berusia 4,5 tahun nyaris menjadi korban dugaan penculikan di Desa Lubuk Belimbing 2, Kecamatan Sindang Beliti Ilir pada Senin (27/4/2026) pagi.

Korban berinisial DA itu bahkan terlihat sempat dibawa oleh pelaku secara paksa meskipun ditengah keramaian. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara para pelaku dengan warga.

Aksi ini berakhir dengan tewasnya salah satu pelaku akibat amukan massa. 

Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP M Hasan Basri menjelaskan korban saat itu hendak berbelanja disebuah warung yang ada di desa.

PENCULIKAN ANAK - Foto salah satu terduga pelaku tewas usai diamuk massa pada Senin (27/4/2026). Terjadi dugaan aksi penculikan anak yang dilakukan oleh dua orang pelaku di Desa Lubuk Belimbing 2 Kecamatan SBI Rejang Lebong.
PENCULIKAN ANAK - Foto salah satu terduga pelaku tewas usai diamuk massa pada Senin (27/4/2026). Terjadi dugaan aksi penculikan anak yang dilakukan oleh dua orang pelaku di Desa Lubuk Belimbing 2 Kecamatan SBI Rejang Lebong. (TribunBengkulu.com/M Rizki Wahyudi)

Secara tiba-tiba, korban didatangi dua orang terduga pelaku yang berjalan kaki.

Yakni untuk yang laki-laki bernama Firman Wahyudi (46), sedangkan untuk yang perempuan bernama Sahada (60). Keduanya diketahui merupakan warga Desa 1 Ulu Kecamatan Seberang Ulu 1 Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan. 

“Kedua pelaku langsung memeluk korban dari belakang dan berusaha membawanya pergi. Korban kemudian memberontak dan menangis,”jelasnya.

Aksi tersebut diketahui warga sekitar yang langsung berteriak meminta pertolongan.

Warga kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku yang berupaya melarikan diri ke arah sungai.

Korban Berhasil Lepas, Pelaku Terpisah

Dalam situasi terdesak, pelaku melepaskan korban.

Namun saat itu, sempat terjadi aksi penganiayaan karena saat dibawa korban terus melakukan perlawanan. 

Anak tersebut berhasil menyelamatkan diri, sementara warga terus melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Saat kejar-kejaran ini, kedua pelakunya terpisah, tapi mereka berlari ini ke arah sungai awalnya,"lanjut Hasan. 

Satu pelaku perempuan berhasil diamankan warga dan dibawa ke rumah kepala desa sebelum diserahkan ke pihak kepolisian.

Sedangkan pelaku laki-laki berusaha melarikan diri ke arah sungai hingga akhirnya ditemukan di area kebun dalam kondisi meninggal dunia.

"Pelaku yang laki-laki tewas akibat diamuk massa,"sampai Hasan. 

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku FW ditemukan dengan sejumlah luka di tubuhnya.

Terdapat luka di bagian kepala akibat benturan benda keras, serta ditemukan luka tusukan di bagian dahi dan alis, juga ada beberapa luka lainnya di tubuhnya. 

Polisi memastikan bahwa pelaku meninggal dunia akibat tindakan massa saat kejadian berlangsung.

Sementara itu, korban mengalami luka memar di bagian kepala belakang, serta luka di bagian punggung dan kaki kanan akibat kekerasan saat upaya penculikan.

Baca juga: Kondisi Bocah 4,5 Tahun Korban Penculikan di Rejang Lebong, Alami Luka Memar Usai Dianiaya Pelaku

"Saat ini korban telah mendapatkan penanganan medis, sedangkan satu pelaku lainnya masih dalam proses pemeriksaan oleh pihak kepolisian,"lanjut Hasan.

Hasan menegaskan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan. Yakni untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap kejadian itu. 

“Penyelidikan masih terus berjalan, termasuk pendalaman motif para pelaku bisa nekat membawa paksa korban,”tegasnya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak melakukan tindakan di luar hukum, dan menyerahkan penanganan kasus kepada aparat berwenang.

Identitas Terduga Pelaku

Identitas dua terduga pelaku penculikan anak di Desa Lubuk Belimbing 2, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI) pada Senin (27/4/2026) pagi.

Dari data yang berhasil dihimpun wartawan TribunBengkulu.com, Keduanya masing-masing berinisial F (46) dan S (60).

TERTANGKAP - Foto salah satu terduga pelaku penculikan anak di Desa Lubuk Belimbing 2 Kecamatan SBI pada Senin (27/4/2026). Aksi dugaan oenculikan ini berhasil digagalkan warga sehingga kedua pelaku tertangkap dan salah satunya tewas usai diamuk massa.
TERTANGKAP - Foto salah satu terduga pelaku penculikan anak di Desa Lubuk Belimbing 2 Kecamatan SBI pada Senin (27/4/2026). Aksi dugaan oenculikan ini berhasil digagalkan warga sehingga kedua pelaku tertangkap dan salah satunya tewas usai diamuk massa. (TribunBengkulu.com/M Rizki Wahyudi)

Terduga pelaku FW (46) warga Kecamatan Seberang Ulu 1 Kota Palembang Provinsi Sumsel, meninggal dunia setelah diamuk massa saat proses penangkapan oleh warga. 

Sementara itu, pelaku perempuan S (60), yang diketahui pernah menjadi warga setempat, kini telah diamankan oleh aparat kepolisian.

Dua Anak Nyaris Jadi Korban

Dari data sementara yang dihimpun, terdapat dua anak yang diduga menjadi target dalam aksi tersebut, yakni DA (4,5) dan Ri (5).

Salah satu korban, DA, sempat dibawa kabur dan mengalami kekerasan fisik sebelum akhirnya berhasil diselamatkan warga.

Polisi Masih Dalami Motif dan Kemungkinan Pelaku Lain

Kapolsek Kota Padang, Iptu Medi Azwar, menegaskan bahwa hingga saat ini proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi serta mendalami motif dari aksi tersebut.

“Kasus ini masih kami kembangkan. Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang diamankan serta mengumpulkan alat bukti,”jelas Kapolsek kepada wartawan TribunBengkulu.com.  

Ia juga menyebutkan, tidak menutup kemungkinan adanya fakta baru yang akan terungkap dalam proses penyelidikan. Termasuk kebenaran akan kejadian tersebut seperti apa. 

"Nanti ya, nanti kita sampaikan, sekarang masih pengembangan,"lanjut Kapolsek. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.