Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Seorang remaja berinisial K (16) mengalami luka serius setelah diduga menjadi korban pengeroyokan di area persawahan Kampung Kagulon, Desa Cigelam, Kecamatan Ciruas, Minggu (26/4/2026).
Korban diketahui merupakan warga Kampung Kemayungan, Desa Sukajaya, Kecamatan Pontang.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian kepala dan sejumlah bagian tubuh lainnya.
Seorang rekan korban, Mubarok, menuturkan peristiwa bermula saat korban bersama teman-temannya bermain sepeda listrik di sekitar lokasi pada sore hari.
Baca juga: FKPN Tolak Perubahan Tata Ruang Pesisir Serang, Disebut Ancaman Ruang Hidup Nelayan
Sekitar pukul 17.00 WIB, sepeda yang digunakan kehabisan daya sehingga didorong oleh korban bersama tiga rekannya.
Menurut keterangan saksi, rombongan korban kemudian dihentikan oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) yang datang menggunakan tiga sepeda motor.
Korban kemudian dibawa ke arah bendungan di dekat area persawahan dan diduga mengalami tindakan kekerasan oleh kelompok tersebut tanpa adanya cekcok sebelumnya.
"Dia (korban) dipukul, terus ditarik dan dicelupin ke sawah, dikeroyok beberapa orang, yang ikut mukul empat orang, yang bacok satu orang, sisanya ngejagain," katanya.
Ia juga menyebut, korban sempat diteriaki sebagai maling oleh para pelaku. Akibatnya, warga sekitar yang berada di lokasi tidak memberikan pertolongan.
Mubarok menambahkan, korban sempat dibawa ke Puskesmas Sawah Luhur untuk mendapatkan penanganan awal.
Namun karena kondisi luka yang cukup serius, korban kemudian dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Serang.
Sementara itu, orang tua korban, Nurdin, mengaku terkejut saat mengetahui kejadian tersebut.
Ia mengaku mendapat kabar ketika anaknya sudah berada di rumah sakit.
"Saya kaget, dapat kabar anak saya sudah di rumah sakit, kondisinya parah," sampainya.
Pihak keluarga menyatakan akan segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.