Kondisi Terkini Andrie Yunus Korban Penyiraman Air Keras, Penanganan Kasus Dinilai Kontraproduktif
Jaisy Rahman Tohir April 27, 2026 10:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air keras disebut terus membaik.

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, mengatakan, diagnosis awal menyatakan Andrie mengalami luka bakar 20 persen pada bagian tubuhnya.

Selain itu, Andrie juga menderita kerusakan 40 persen di bagian kornea mata kanannya.

"Dia (Andrie) dari awal diagnosis dari dokter mengalami luka bakar 20 persen di tubuh bagian kanan. Lalu kemudian mata kanannya itu terkena kerusakan 40 persen di bagian korneanya," kata Dimas di MBloc Space, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/4/2026).

Namun, Dimas menyebut kondisi Andrie terus membaik setelah menjalani serangkaian operasi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

"​Tapi Andrie sudah menjalani rangkaian operasi yang dilakukan oleh tim dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan alhamdulillah, puji Tuhan, kondisinya sekarang sudah membaik," ungkap dia.

Meski demikian, Dimas menilai penanganan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie justru kontraproduktif.

"Yang baik mungkin kondisinya Andri berangsur pulih, tapi negara ini dan juga keadilan untuk kasusnya kontraproduktif dan tidak baik-baik saja," ujar Dimas.

Adapun kasus ini telah dilimpahkan Puspom TNI setelah sempat ditangani oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Sidang perdana kasus penyiraman air keras ini akan digelar di Pengadilan Militer II-08 pada Rabu (29/4/2026).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.