TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Jumlah hewan kurban untuk Idul Adha 2026 di kota Dumai diperkirakan mencapai 3.557 ekor.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Dumai, Elywarti mengatakan, jumlah tersebut mengalami kenaikan dibanding tahun lalu.
"Ini karena faktor ekonomi masyarakat sudah membaik. Selain itu juga karena kesadaran masyarakat semakin tinggi," katanya.
Hewan kurban yang paling banyak adalah sapi. Kebutuhannya mencapai 2.572 ekor.
Dari jumlah itu, hanya sekitar 500 ekor yang bisa dipenuhi peternak di Kota Dumai. Sekitar 2.000 lebih didatangkan dari luar Kota Dumai.
Untuk hewan kurban kambing kebutuhannya diprediksi mencapai 983. Hanya 197 ekor saja yang bisa dipenuhi peternak lokal. Sebanyak 786 ekor lagi didatangkan dari luar Dumai.
"Baik yang didatangkan dari Kabupaten Rohil maupun dari Sumatera Utara, Sumatera Barat dan juga Lampung," katanya, Senin (27/4/2026).
Untuk sapi yang dari luar Dumai, Elywarti mengaku akan dilakukan pemeriksaan saat masuk ke Kota Dumai. Seperti di pintu masuk Bukit Timah dan Bagan Besar.
"Sehingga kesehatan sapi yang masuk dalam kondisi sehat. Pemeriksaan juga terus dilakukan hingga hewan sudah disembelih," imbuhnya.
Untuk menjamin hewan kurban yang dipotong dalam keadaan sehat dan layak, DKPP akan menerjunkan petugas untuk memeriksa kesehatan hewan kurban yang akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M.
"Kita mempunyai dokter hewan dan puluhan orang petugas pengambil sampel. Mereka semua nantinya akan kita terjunkan untuk memeriksa kesehatan sebelum hewan kurban di sembelih," jelasnya.
Dirinya memastikan semua hewan kurban yang akan disembelih di Kota Dumai telah memenuhi syarat kesehatan, dan akan ada tanda setelah dilakukan pemeriksaan.
"Saat ini kita masih melakukan pendataan jumlah hewan kurban dari Dumai, dan sudah hampir selesai, dan secepatnya akan dilakukan rapat terkait permasalahan kurban," pungkasnya.
Tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra