Jakarta (ANTARA) - Ratusan penumpang KRL Commuter Line ke arah Bekasi tertahan di Stasiun Manggarai, Jakarta, menyusul insiden tabrakan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.

"Saya menunggu kereta 1,5 jam lebih di sini," kata Adi, yang mengaku baru saja menjenguk teman yang dirawat di RSCM dan akan pulang ke Tambun.

“Saya sampai pukul 23.00 WIB masih di sini. Tapi tadi sudah menghubungi teman minta dijemput," katanya.

Ia mengatakan ada KRL yang akan berangkat sampai Stasiun Bekasi Kota tetapi masih belum bisa diberangkatkan.

"Kereta itu penuh dan belum berangkat," kata Adi.

Warga lainnya, Eni, juga mengaku sudah 1,5 jam menunggu kereta yang katanya akan diberangkatkan pukul 21.26 WIB.

"Akhirnya saya memilih minta dijemput untuk pulang," kata pekerja di kawasan Gondangdia itu dan tinggal di Kota Bekasi.

Penumpang KRL menunggu jemputan di luar Stasiun Manggarai karena tidak bisa menggunakan moda transportasi commuter line (KR) yang jalurnya terdampak kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. ANTARA/Mario Sofia Nasution/aa.

Sekitar pukul 23.00 WIB, ratusan penumpang KRL terlihat berada di luar Stasiun Manggarai. Mereka tengah menunggu jemputan atau ojek daring pesanan mereka.

Sebagian ada pula yang masih menunggu informasi lanjutan terkait keberangkatan KRL ke arah Bekasi.

Petugas keamanan Stasiun Manggarai dengan sabar menjawab pertanyaan penumpang yang tidak bisa berangkat akibat peristiwa tersebut.

Sebelumnya, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI)/KAI Commuter menyatakan masih melakukan evakuasi penumpang dan rangkaian kereta menyusul terjadinya kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan kereta jarak jauh Argo Bromo di Bekasi Timur, Jawa Barat.

"Jadi, ini masih dalam proses penanganan di Stasiun Bekasi Timur untuk kejadian kecelakaan KA antara Commuter Line dengan kereta jarak jauh," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Senin malam.

Terkait adanya korban meninggal dalam peristiwa tersebut, Karina menyebut pihaknya masih menunggu proses evakuasi selesai sebelum memberikan keterangan lebih lanjut.

"Untuk ada atau tidaknya korban, kami masih menunggu proses evakuasi selesai terlebih dahulu. Semua penanganan sedang dilakukan," katanya.

Sementara itu, operasional KRL Commuter Line lintas Bekasi tetap berjalan meski terbatas. Perjalanan kereta hanya sampai Stasiun Bekasi dan belum difungsikan hingga Stasiun Cikarang.

KAI Commuter menyatakan informasi lebih terperinci, termasuk waktu kejadian dan dampak operasional lainnya, akan disampaikan melalui rilis resmi dalam waktu dekat.

Kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/app/agr/aa.