Renungan Harian Katolik Selasa 28 April 2026, “Hidup Kita di Tangan Yesus dan Bapa”
Eflin Rote April 28, 2026 09:42 AM

Renungan Harian Katolik Suara Pagi
Bersama Pastor John Lewar SVD
Biara Soverdi St. Josef Freinademetz
STM Nenuk Atambua Timor NTT
Selasa, 28 April 2026
St. Petrus Chanel, St. Louis-Marie Grignion de Montfort
Kis. 11:19-26; Mzm. 87:1-3,4-5,6-7; Yoh. 10:22-30.
Warna Liturgi Putih

“Hidup Kita di Tangan Yesus dan Bapa”

Dalam injil Yohanes 10:22-30, Yesus mengungkapkan suatu kebenaran yang mendalam mengenai hubungan-Nya dengan umat-Nya. Yesus berkata: "Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku.

Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka, dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. 

Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari siapa pun, dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa." (Yohanes 10:27-29). Ini adalah janji dari Yesus kepada kita, umat-Nya.

Dalam dunia yang penuh dengan ketidakpastian, pergumulan, dan tantangan, Yesus memberikan kepastian yang luar biasa bahwa hidup kita ada di tangan-Nya. Namun, lebih dari itu, hidup kita terlindungi oleh dua tangan ilahi—tangan Yesus dan tangan Bapa yang lebih besar dari segalanya.

Makna dalam Kehidupan Kita. Pertama, Hidup Kita Dikenal oleh Yesus. Yesus berkata, “Aku mengenal mereka.” Ini bukan hanya soal pengetahuan umum, tetapi suatu hubungan yang sangat pribadi. Setiap aspek kehidupan kita, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi, dikenal oleh Yesus.

Dia tahu pergumulan kita, perasaan kita, kekurangan dan kelebihan kita. Kita tidak pernah tersembunyi dari mata-Nya. Apakah kita hidup dalam kesadaran bahwa kita dikenal begitu dekat oleh Sang Gembala?

Kedua, Yesus Memberikan Hidup Kekal. Lebih lanjut Yesus mengatakan, “Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka.” Hidup kita, yang begitu rapuh dan terbatas, diberikan makna yang kekal.

Yesus bukan hanya menjaga kita secara fisik, tetapi juga memberi kita keamanan yang lebih besar—kehidupan yang tidak akan pernah berakhir.

Apakah kita sudah hidup dengan kesadaran bahwa hidup kita tidak berakhir dengan kematian, tetapi berlanjut dalam kemuliaan bersama-Nya? 

Ketiga, Tidak Ada yang Bisa Merebut Kita. Yesus berkata lagi, “Mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.” Ini adalah jaminan perlindungan yang luar biasa. Tidak ada kekuatan, tidak ada keadaan, tidak ada orang yang bisa mencabut kita dari tangan Yesus.

Kehidupan kita aman di dalam-Nya, apapun yang terjadi di dunia ini. Apakah kita percaya sepenuhnya bahwa hidup kita tidak bisa digoyahkan, bahkan oleh badai kehidupan sekalipun? Keempat, Bapa yang Lebih Besar dari Segalanya. 

Terakhir, Yesus menegaskan bahwa “Bapa-Ku yang memberikan mereka kepada-Ku lebih besar dari siapa pun, dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.”

Ini menunjukkan bahwa perlindungan kita bukan hanya dari Yesus, tetapi juga dari Allah Bapa, yang lebih besar dan lebih kuat daripada apapun di dunia ini.

Apakah kita merasakan kedamaian yang datang dari mengetahui bahwa hidup kita dalam pelukan dua tangan yang maha kuat—tangan Yesus dan tangan Bapa?

Refleksi Pribadi. Apakah kita mendengar dan mengikuti suara Yesus setiap hari? Mengikuti Yesus berarti kita hidup sesuai dengan petunjuk-Nya, bukan hanya ketika keadaan mudah, tetapi juga di tengah kesulitan. 

Apakah kita merasakan dan menikmati keamanan hidup yang kekal dalam tangan Yesus? Ketika kita merasa takut atau khawatir tentang masa depan, ingatkan diri kita bahwa hidup kita tidak bergantung pada keadaan dunia, tetapi pada janji Yesus yang tidak pernah gagal. 

Bagaimana kita hidup seolah-olah tidak ada yang bisa merebut kita dari tangan-Nya? Ketika kita merasa rapuh atau tak berdaya, ingatkan diri kita bahwa kita sudah berada dalam genggaman tangan yang tidak pernah lepas, tangan Yesus dan Bapa.

Renungan ini mengingatkan kita bahwa hidup kita tidak pernah berada dalam ketidakpastian atau berada di luar kendali Tuhan. Kita bukan sekadar domba yang terlantar, melainkan domba yang dikenal, dijaga, dan dilindungi oleh Gembala yang baik.

Yesus dan Bapa adalah penjaga sejati hidup kita, dan dalam genggaman tangan mereka, kita aman, sekarang dan selamanya. Jangan biarkan keraguan atau ketakutan mengganggu, sebab kita telah dijamin keselamatan yang kekal di dalam Kristus.

Doa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau memegang hidupku dengan kasih yang tak tergoyahkan. Di saat aku merasa lemah atau takut, ingatkan aku bahwa aku berada dalam tangan-Mu yang penuh kuasa dan kasih. Tolong aku untuk terus mendengarkan suara-Mu, mengikut-Mu, dan mempercayai perlindungan-Mu yang sempurna. Terpujilah namaMu Tuhan kini dan sepanjang masa...Amin.

Sahabatku yang terkasih, Selamat Hari Selasa Pekan IV Paskah. Salam doa dan berkatku untukmu dan keluarga di mana saja berada: Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus...Amin. (Pastor John Lewar SVD)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.