TRIBUNGORONTALO.COM – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk siswa sekolah dasar di Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo mulai berjalan sejak pekan lalu.
Sejumlah sekolah dasar negeri di wilayah ini mengatur jadwal pelaksanaan secara bertahap.
Dimana teknisnya menyesuaikan dengan ketentuan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo.
Kepala SDN 74 Kota Tengah, Fitrie Abd Razak ditemui di sekolahnya mengatakan pelaksanaan TKA sudah dimulai sejak pekan kemarin dengan pembagian sesi ujian.
"TKA ini sudah berlangsung sejak pekan kemarin. Jadi ada sesi 1 dan sesi 2. Hari ini dilaksanakan lagi," ujarnya saat diwawancarai Senin (27/4/2026).
Ia menjelaskan, rentang waktu pelaksanaan TKA secara umum diberikan mulai tanggal 21 hingga 30 April 2026.
Akan tetapi, setiap satuan pendidikan diberikan kewenangan untuk menentukan jadwal, dengan tetap berkoordinasi bersama pihak ldinas terkait.
"Jadi satuan pendidikan memilih waktu pelaksanaan, tetapi tetap harus berkoordinasi dengan tim, terutama dari Dinas Pendidikan," bebernya.
Menurutnya, TKA menjadi salah satu komponen penting dalam penilaian akdemik siswa, khususnya bagi siswa kelas 6 yang akan melanjutkan ke jenjang berikutnya.
"TKA ini menjadi penunjang tingkat kelulusan siswa. Karena ini mengukur kemampuan akademik anak-anak, maka seluruh siswa wajib mengikuti," katanya.
Kemudian usai pelaksanaan TKA, siswa juga akan mengikuti ulangan sekolah yang dijadwalkan pada awal Mei.
Nilai dari kedua komponen tersebut nantinya akan saling melengkapi dalam penilaian akhir siswa.
"Setelah TKA akan dilanjutkan dengan ulangan sekolah. Jadi nilainya akan menjadi tambahan dari nilai yang sudah ada," tambahnya.
Walaupun pelaksanaan ujian sementara berjalan, pihak sekolah masih menunggu petunjuk resmi terkait kriteria kelulusan maupun jadwal pengumuman hasil.
"Untuk pengumuman, kita masih menunggu arahan dan surat edaran resmi dari Dinas Pendidikan Kota Gorontalo," ujarnya.
Hal serupa juga berlaku untuk mekanisme pendaftaran siswa ke jenjang pendidikan berikutnya.
Hingga saat ini, sekolah belum membuka pendaftaran secara resmi karena masih menunggu regulasi dari dinas.
"Untuk pendaftaran ke jenjang selanjutnya, mekanismenya masih menunggu surat edaran. Tapi biasanya tidak lama," kata Fitrie.
Diwawancarai secara terpisah, Kepala SDN 76 Kota Tengah, Titin A Dano, menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA di sekolahnya juga dilakukan dalam beberapa hari dengan jadwal yang telah ditentukan.
"Pelaksanaan dimulai sejak pekan lalu dan dilanjutkan sampai hari ini dan besok," ujarnya.
Ia menyebutkan, ujian dimulai pada pagi hari dengan pengaturan waktu yang cukup ketat untuk setiap mata pelajaran.
“Mulai jam 07.30 Wita, dan berlangsung sampai sekitar jam 11.00 siang. Satu mata pelajaran sekitar satu jam dua puluh menit," jelasnya.
Baca juga: Jejak Dugaan Korupsi Eks Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Tunjangan Reses Disorot
Menurut Titin, hingga saat ini pihak sekolah masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat terkait sistem kelulusan siswa.
"Kriteria kelulusan itu masih menunggu dari pusat," elasnya.
Terkait pendaftaran siswa baru, ia mengaku sudah ada orang tua yang datang ke sekolah untuk menanyakan mekanisme penerimaan, meski belum ada pengumuman resmi.
"Sudah ada orang tua yang datang bertanya, tapi kami masih menunggu dari dinas. Nama-nama yang datang kami catat dulu," ungakap Titin.
Lebih lanjut Titin menambahkan, jumlah rombongan belajar untuk tahun ajaran baru juga belum dapat dipastikan karena masih menunggu keputusan dari dinas pendidikan.
"Untuk jumlah kelas, itu semua dari dinas. Kami belum bisa memastikan," katanya.
Sementara itu, pihak sekolah berharap orang tua dapat memberikan dukungan penuh kepada anak selama pelaksanaan TKA berlangsung, terutama dalam menjaga kondisi fisik dan kesiapan belajar.
Pelaksanaan TKA tahun ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan dasar, sekaligus sebagai tolok ukur kemampuan akademik siswa sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Pantauan Tribun Gorontalo di lapangan suasana sekolah pagi itu nampak tenang dan senyap hal itu karena siswa sedang mengikuti TKA.
Pengawasan sangat ketat, selain pengawas tidak diperkenankan masuk. Ujian itu dipantau langsung melalui via zoom yang terintegrasi ke pusat.
Para siswa-sisiwa nampak tenang mengisi soal di depan komputer hanya ada gerakan kecil selebihnya situasi hening.
Bahkan kepala sekolah maupun guru di sekolah tersebut tidak diizinkan masuk kecuali ada masalah teknis.
Dari awal hingga akhir ujian berjalan baik dan lancar. Para siswa mengikuti ujian secara serius. Setelah sesi satu dan dua selesai para orang tua kemudian menunggu di depan sekolah untuk menjemput anaknya. (*/Jefri)