Kejutan di Istana: Rocky Gerung Hadiri Pelantikan Kabinet Disambut Prabowo
Darwin Sijabat April 28, 2026 10:11 AM

 

TRIBUNJAMBI.COM – Pemandangan tak biasa terlihat di ruang utama Istana Merdeka, Senin (27/4/2026) dengan kehadiran akademisi dan kritikus vokal, Rocky Gerung.

Dia tampak hadir di tengah deretan pejabat negara saat prosesi pelantikan Kepala KSP Dudung Abdurachman hingga Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat.

Kehadiran sosok yang dikenal sebagai "Presiden Akal Sehat" ini sontak menjadi magnet kamera. 

Rocky Gerung terlihat santai namun tetap menunjukkan aura kritisnya di lingkungan yang selama ini sering menjadi sasaran kritik tajamnya. 

Menggunakan setelan rapi, Rocky tertangkap kamera melakukan tiga aksi yang mencuri perhatian publik:

Pendamping Setia: Rocky hadir secara khusus untuk mendampingi Jumhur Hidayat, aktivis buruh yang kini resmi menjabat Menteri LH.

Diskusi Etika dengan Seskab: Ia terlibat perbincangan mendalam dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

Bernostalgia dengan Kapolri: Sesaat sebelum pelantikan dimulai, Rocky tertangkap kamera berdiri akrab di dekat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Baca juga: Daftar Nama Pejabat yang Bakal Masuk Kabinet Prabowo Hari Ini, Apa Kata Bahlil?

Baca juga: Tragedi 17 Luka di Pinang Merah Jambi: Ayah Tewas di Tangan Tetangga Sendiri

Kepada awak media, Rocky menegaskan posisinya. 

"Saya sebagai wakil masyarakat sipil diundang untuk menjadi penanda bahwa kabinet itu juga jadi efektif kalau ada tokoh-tokoh, termasuk mantan napi," ujarnya lugas. 

Ia merujuk pada latar belakang Jumhur Hidayat yang pernah mendekam di penjara sebagai aktivis, namun memiliki kapasitas intelektual dari ITB yang mumpuni untuk mengurus isu lingkungan dan ekonomi.

Presiden Prabowo ke Rocky Gerung: "Ternyata Anda Masih Dissident Ya!"

Momen paling ikonik terjadi usai prosesi pelantikan. Saat sesi bersalaman, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghampiri Rocky Gerung. 

Pertemuan ini diwarnai tawa dan obrolan akrab, mengingatkan publik pada hubungan lama mereka sebagai teman diskusi.

Rocky Gerung menceritakan kembali ucapan Prabowo saat mereka berjabat tangan. 

"Pak Prabowo kan teman saya diskusi dulu dan beliau (mengatakan) 'oh, Pak Rocky, terima kasih hadir, dan ternyata Pak Rocky masih dissident'," ucap Rocky menirukan gaya bicara Presiden.

Bagi Rocky, sapaan tersebut adalah bentuk pengakuan atas konsistensinya. 

Baca juga: Reshuffle Kabinet Merah Putih, 6 Tokoh dan Pejabat sudah Hadir di Istana Siang Ini

Baca juga: Keluarga IRT Korban Pembunuhan Pajero Tagih Vonis Mati di PN Jambi Hari Ini

Menurut KBBI, Disiden berarti orang yang tidak sepakat dengan pendapat kelompok atau penguasa—istilah yang sangat lekat dengan tokoh oposisi. 

"Tapi Anda lihat wajahnya wajah bercanda. Memang saya dissident," tambahnya sambil tertawa.

Selain dengan Presiden, Rocky Gerung juga membedah pertemuannya dengan Seskab Teddy Indra Wijaya. Ia mengaku membahas konsep filosofis kepemimpinan. 

"Saya ngomong dengan Seskab, ngomong tentang ethics of care dan ethics of right," ungkapnya. Rocky memuji kemampuan Teddy dalam memilah bahasa tubuh psikologis yang disimpan untuk momentum tertentu.

Kawal Menteri LH, Rocky Gerung: Kementerian Ini Lahan Basah Oligarki

Mengenai pelantikan Jumhur Hidayat sebagai Menteri LH/Kepala BPLH, Rocky memberikan catatan serius. 

Ia menganggap Jumhur adalah jembatan bagi aspirasi anak muda Indonesia terhadap masa depan bumi.

"Saya anggap bahwa Pak Jumhur itu mewakili kepentingan minimal 70 juta langsung anak muda (Gen Z). Apalagi kalau itu dihubungkan dengan keinginan untuk menjadikan environment itu sebagai sumbangan kita pada planet dunia global," tegas Rocky.

Namun, ia juga memberikan peringatan keras. Rocky menyebut Kementerian LH sangat rawan menjadi "lahan pertengkaran" antara kepentingan oligarki dan politikus. 

Inilah alasan mengapa ia bersedia hadir di Istana; untuk menjaminkan pengawasan dari masyarakat sipil.

"Tentu saya bukan bagian dari kabinet, tapi saya mau jaminkan bahwa masyarakat sipil akan bersama dengan Pak Jumhur karena Jumhur aktivis, ngerti tentang kesulitan ekonomi, dia pimpinan buruh, jadi sekali lagi, Pak Jumhur itu mengerti politik," ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Rocky menantang publik dan media untuk tidak sungkan "menyerbu" kantor Kementerian LH. 

Ia mengajak masyarakat untuk aktif berdebat dengan Jumhur mengenai kebijakan lingkungan, karena isu ini menyangkut kelangsungan hidup semua orang.

Baca juga: Awalnya Gonggongan Anjing, Anak SMA di Jambi dan 2 Paman Bunuh Ayah Okta

Baca juga: Cuaca Jambi Wilayah Barat Hujan Petir, Waspada di Kerinci Merangin Bungo 

Baca juga: Keluarga IRT Korban Pembunuhan Pajero Tagih Vonis Mati di PN Jambi Hari Ini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.