BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Perjalanan menuju Lembah Bajuin di Desa Sungai Bakar, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatab, menghadirkan pengalaman tersendiri bagi para pelancong.
Dari Kota Pelaihari, pengunjung menempuh perjalanan darat dengan kondisi jalan yang relatif mulus hingga mencapai permukiman warga. Data media ini, Selasa (28/4/2026), jaraknya sekitar 11 kilometer.
Memasuki kawasan desa, perjalanan berlanjut sekitar satu kilometer menuju lokasi wisata. Aksesnya tak semulus sebelumnya karena belum beraspal.
Di sinilah sedikit tantangan mulai terasa. Jalan berubah menjadi perkerasan bebatuan dan sebagian tanah, membelah kebun warga dan semak belukar yang masih alami.
Meski demikian, akses tersebut masih dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Secara umum masih lancar, namun karena badan jalan tak begitu lebar sehingga saat mobil berpapasan maka harus memelankan kecepatan.
Baca juga: Usai Sukamta, Nama Air Langga Muncul Tegaskan Siap Nahkodai PPP Tanahlaut
Baca juga: Urang Banjar Digeser Jadi Wamenko Pangan, Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-5 dalam 1,5 Tahun
Pengunjung hanya perlu berhati-hati, terutama saat kondisi jalan basah. Sensasi perjalanan ini justru menjadi bagian dari pengalaman wisata yang berbeda.
Selvia, pengunjung asal Banjarmasin, mengakui medan menuju lokasi memang agak menantang.
“Tempatnya bagus, tapi menuju ke sini memang agak jauh dan sebagian jalannya masih berbatu,” ujarnya.
Namun, ia menilai perjalanan itu sepadan dengan keindahan yang ditawarkan.
Kepala Desa Sungaibakar H Haderan mengatakan pihaknya terus berupaya menjaga akses agar tetap layak dilalui.
“Kami ingin wisata ini tetap bisa dijangkau dengan baik, karena ini salah satu daya tarik desa,” katanya.
(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)