POS-KUPANG.COM- Bali United dibawah asuhan pelatih asal Belanda, Johnny Jansen tampil luar biasa di laga kandang pekan ke 30 BRI Super League 2025/26 saat menjamu PSM Makassar.
Pertandingan berlangsung di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (27/4/2026), Bali United meraih poin penuh setelah mengalahkan tim tamu PSM Makassar skor 2-0.
Gol Bali United dicetak Diego Campos pada menit ke-17 dan gol tambahan disumbangkan Irfan Jaya menit 78.
Usai pertandingan, Pelatih Bali United Johnny Jansen menyambut kemenangan ini dengan kebahagiaan bagi timnya.
Baca juga: Bali United Mengunci Kemenangan Penting di Partai Pekan ke 30 BRI Super League
"Sekali lagi, saya sangat senang tim ini bisa kembali meraih kemenangan," kata Jansen penuh semangat.
Menurutnya, situasi memang PSM Makassar mendapatkan kartu merah di menit ke-4, tetapi timnya juga memperoleh kartu kuning di pertandingan.
"Tapi terpenting adalah kami mengontrol pertandingan dan menciptakan peluang ke gawang lawan. Kami sangat senang sekali atas kemenangan ini," ungkap Coach Johnny.
Dengan kemenangan ini, Bali United mengoleksi 45 poin dari 30 pekan pertandingan dari hasil 12 kemenangan, 9 imbang dan 9 kekalahan.
Pekan depan, Serdadu Tridatu bakal melakoni laga tandang hari Selasa (5/5/2026) sore di markas Madura United FC.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (27/4/2026), Bali United meraih poin penuh setelah mengalahkan tim tamu PSM Makassar skor 2-0.
Gol Bali United dicetak Diego Campos pada menit ke-17 dan gol tambahan disumbangkan Irfan Jaya menit 78.
Sejak menit awal PSM Makassar bermain dengan 10 orang setelah Yuran Fernandes diganjar kartu merah oleh wasit menit ke 4.
Kemenangan yang diraih Bali United ini sekaligus menambah poin untuk naik ke peringkat 7 klasemen sementara dengan mengantongi 45 poin.
Memanfaatkan kekurangan pemain ditambah sebagai tuan rumah Bali United terus meningkatkan intensitas serangan ke jantung pertahanan PSM Makassar.
Baca juga: Bali United Tekuk PSM Makassar 2-0, Diego Campos dan Irfan Jaya Jadi Pembeda
Kekurangan pemain membuat pemain PSM Makassar semakin hati-hati dalam melakukan serangan ke daerah pertahanan Bali United.
Gol Diogo Campos tak terlepas dari aksi menawan dari Rahmat Arjuna yang memberi assist untuk sukses menjebol gawang PSM Makassar.
Bali United tempel ketat pesaing terdekatnya yakni Persebaya Surabaya di posisi ke 6 klasemen dengan 45 poin, Malut United yang dikalahkan pekan lalu di posisi 5 besar dengan 46 poin dan Bhayangkara FC di posisi ke 4 dengan 47 poin.
Persaingan antar tim di pekan-pekan terakhir semakin ketat untuk mencari poin. Bali United sendiri punya target di musim ini bisa masuk 5 besar.
Setelah unggul 1-0 melalui penalti Diego Campos di menit ke-16, jalannya babak kedua menjadi krusial bagi kedua tim.
Upaya tekanan PSM Makassar pada menit-menit awal babak kedua terus dilancarkan ke daerah pertahanan Bali United.
Baca juga: Momen Bali United Melanjutkan Tren Positif Pasca dua Kemenangan Beruntun
Meski bermain dengan 10 orang akibat kartu merah Yuran Fernandes sejak menit ke-5, PSM Makassar tetap tampil agresif di awal babak kedua untuk mengejar ketertinggalan.
Serangan bertubi-tubi dari PSM Makassar memaksa kiper Bali United, Mike Hauptmeijer harus ekstra hati-hati menjaga gawangnya.
Ia tampil gemilang dengan menepis dua peluang emas berturut-turut dari tembakan Luka Cumic dan sundulan Dusan Lagator yang nyaris menyamakan kedudukan.
Bali United akhirnya memperlebar keunggulan lewat skema kerjasama apik antara Rahmat Arjuna dan Teppei Yachida. Umpan kunci mereka diselesaikan dengan tap-in mudah oleh Irfan Jaya.
Sebagai mantan pemain PSM, Irfan Jaya memilih untuk tidak merayakan golnya tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada tim tamu.
Unggul dua gol dan jumlah pemain membuat Serdadu Tridatu mengendalikan sisa waktu pertandingan hingga peluit panjang dibunyikan.(*)