TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PT Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah memastikan ketersediaan pasokan avtur untuk mendukung kelancaran penerbangan haji di DIY dan Jawa Tengah.
Terdapat dua lokasi embarkasi di wilayah Jawa Bagian Tengah, yaitu Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo dan Bandara Adi Soemarmo, Surakarta.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawa mengatakan Pertamina telah menyiapkan 9.614 kilo liter (KL) untuk memenuhi kebutuhan penerbangan haji di YIA dan Bandara Adi Soemarmo.
Untuk YIA, pihaknya menyiapkan pasokan 3.614 KL untuk memenuhi kebutuhan dari 52 kloter haji yang melalui embarkasi ini. Sedangkan untuk Bandara Adi Soemarmo, pihaknya menyiapkan sekitar 6.000 KL untuk 160 kloter haji.
"Pertamina memastikan keandalan suplai avtur di seluruh titik layanan penerbangan haji melalui sistem rantai pasok yang terintegrasi. Hal ini kami lakukan untuk menjamin kelancaran operasional penerbangan haji secara aman, tepat waktu, dan sesuai standar layanan," katanya, Selasa (28/4/2026).
Baca juga: Juru Masak Asrama Embarkasi Haji YIA Pastikan Kualitas Asupan Gizi Jemaah Tetap Terjaga
Dari sisi operasional, Pertamina Patra Niaga juga mengoptimalkan pemanfaatan digitalisasi melalui sistem Pertamina Aviation Fuel Delivery Management (PADMA).
Melalui sistem PADMA, proses monitoring pengisian hingga validasi transaksi dilakukan secara realtime. Dengan demikian, dapat meningkatkan transparansi, efisiensi, serta traceability dalam distribusi avtur kepada maskapai penyelenggara haji, seperti Garuda Indonesia dan Saudia.
"Implementasi ini turut memperkuat penerapan prinsip Good Corporate Governance dan akuntabilitas layanan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari peran strategis Pertamina Patra Niaga dalam memperkuat kehadiran negara melalui layanan energi yang andal, serta mendukung kelancaran ibadah haji masyarakat Indonesia," ujarnya.
Secara nasional, Pertamina menyiapkan lebih dari 80 ribu KLavtur untuk memenuhi kebutuhan penerbangan di 14 embarkasi pada periode haji tahun 2026.(maw)