Kepala Basarnas,Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii meminta agar gerbong KRL yang terlibat kecelakaan tidak langsung digeser.
Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko tambahan bagi korban terjebak di dalamnya.
Sebagai gantinya, tim penyelamat memfokuskan proses evakuasi dengan teknik pemotongan pada bagian gerbong.
Cara ini dinilai lebih aman agar korban bisa dikeluarkan tanpa memperparah kondisi mereka.
Pernyataan itu disampaikan Syafii di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).
Syafii menyatakan, memang butuh penanganan khusus untuk melakukan evakuasi korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.