SURYA.CO.ID - Satlantas Polrestabes Surabaya melakukan pengalihan arus lalu lintas saat aksi demonstrasi driver ojek online (ojol), Selasa (28/4/2026) siang.
Berdasarkan info dihimpun SURYA.CO.ID dari unggahan Instagram @call112surabaya, ada tiga pengalihan arus lalu lintas, dengan rincian sebagai berikut:
Polrestabes Surabaya mengimbau masyarakat untuk menghindari area sekitar lokasi dan gunakan jalur alternatif.
Baca juga: Breaking News - Demo Driver Online Surabaya, Massa DOBRAK Bergerak ke DPRD Jatim Bawa 3 Tuntutan
Pantauan SURYA.CO.ID, Selasa (28/4/2026) pagi, demonstran dari kalangan sopir taksi online dan ojol mulai bergerak memasuki Kota Surabaya menuju Gedung DPRD Jawa Timur (Jatim) di Jalan Indrapura.
Massa berkumpul di depan Mal City of Tomorrow (Cito) untuk menunggu rombongan dari wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Selama menunggu, massa sempat melakukan orasi menggunakan pengeras suara dari mobil komando jenis pikap.
Setelah jumlah massa dinilai cukup, kelompok yang mengatasnamakan diri Aliansi Driver Online Bubarkan Aplikator Nakal (DOBRAK) Jatim mulai bergerak memasuki Kota Surabaya.
Massa melakukan long march sambil membentangkan spanduk panjang, dan diikuti konvoi kendaraan mobil serta motor para mitra online.
Mereka sempat berhenti di depan Gedung Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim untuk menyampaikan aspirasi.
Setelah itu, massa kembali bergerak menuju Kantor Diskominfo Jatim dan melanjutkan orasi.
Salah satu Koordinator Massa DOBRAK Jatim, Rico menyampaikan tuntutan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim.
"Mungkin aplikator belum takut dengan tanda tangan Bu Khofifah. Kami berharap bu gubernur langsung yang tanda tangan untuk rekomendasi Komdigi. Bu Gubernur untuk menandatangani rekomendasi untuk jatim dari Komdigi. Kami tambah susah pak, sampai kapan kami demo terus koyok ngene," kata Rico melalui pengeras suara.
Humas DOBRAK Jatim, Samuel Grandy, menambahkan bahwa terdapat tiga tuntutan utama dalam aksi tersebut.
"Ada 3 tuntutan yang akan kami sampaikan pada demontrasi kali ini. Kami langsung meluncur ke Kantor DPRD Jatim," ujarnya.
Kabid Aplikasi Informatika Diskominfo Jatim, Gugi Alifrianto Wicaksono, menyatakan dukungan terhadap aspirasi para driver online.
"Terima kasih teman-teman sudah hadir tetap tertib, dan menyampaikan aspirasi itu menjadi sah dari setiap warga negara. Artinya jenengan hadir menyampaikan aspirasi pada siang hari ini adalah sah. Sampai saat ini, masih tertib dan lancar semua," ujarnya.
Gugi juga berjanji akan menindaklanjuti tuntutan terkait regulasi dalam waktu dekat.
"Kami dukung perjuangan teman-teman yang membutuhkan perda untuk pengelola transportasi online ini. Harapannya nanti dengan perda semua menjadi lebih jelas. Semua menjadi lebih sejahtera bagi terutama teman-teman mitra," ungkapnya.
"Untuk rekomendasi yang kedua, sesegera mungkin kami terbitkan, kalau kata mas Rico apakah bulan Mei bisa diterbitkan, ya bulan Mei ini akan kami terbitkan," tambah Gugi.
"Apakah kami tulus mendukung? bismillahirrahmanirrahim kami tulus mendukung teman-teman semua," tegas Gugi.
Massa aksi kemudian melanjutkan perjalanan menuju Gedung DPRD Jatim melalui sejumlah ruas jalan utama di Surabaya.
Rute yang dilalui antara lain Jalan Ahmad Yani, Wonokromo, Raya Darmo, hingga kawasan Tunjungan.
Selanjutnya massa bergerak menuju Tugu Pahlawan melalui Jalan Pahlawan sebelum berbelok ke Jalan Indrapura.
(SURYA.CO.ID Luhur Pambudi)
===
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur.
Klik di sini untuk untuk bergabung