Tim Dosen UGM Kembangkan Denteksi, Platform Skrining Gigi Berbasis AI
Muhammad Fatoni April 28, 2026 05:14 PM

 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Tim Dosen UGM mengembangkan platform skrining kesehatan gigi berbasis Artificial Intelligence (AI) bernama Denteksi. 

Inovasi ini memungkinkan dokter mengetahui tingkat kesehatan gigi pasien hanya melalui foto kamera ponsel. 

Dosen Prodi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak Sekolah Vokasi UGM, Muhammad Fakhurrifqi, menceritakan ide pengembangan Denteksi muncul akibat pandemi COVID-19 pada tahun 2021 silam.

Kala pandemi, proses konsultasi dan pemeriksaan gigi terbatas karena pembatasan interaksi sosial. 

Ia kemudian menggandeng pakar medis drg. Dewi Arifahni, MHPM dan drg. Dhinintya Hyta Narissi untuk membuat sistem skrining dengan konsep Virtual Reality (VR). Melalui konsep tersebutpasien dapat berkonsultasi dengan dokter menggunakan chat. 

Guna mempersingkat waktu, sistem dikembangkan hingga pengembangan Odontogram yang menyajikan rekam medis dan rekomendasi tindakan bagi pasien, yang baru dirilis di awal tahun ini.

"Kalau di Denteksi, cukup foto bagian depan, atas, sama bawah, langsung kelihatan. Dan yang versi sekarang, kita menambahkan beberapa algoritma untuk menghadirkan rekam medis, Odontogram. Posisi nomor (gigi) berapa, sakit apa, udah langsung dibikin hasil laporannya. Dan akurasinya jauh lebih tinggi,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/2026). 

Baca juga: UGM Akui Penasihat Daycare Little Aresha Yogyakarta Merupakan Dosen Aktif

Tingkat Akurasi

Rifqi mengungkapkan tingkat akurasi hasil pemeriksaan mencapai 90 persen untuk skrining gigi sehat. 

Sementara pada skrining karies, akurasi juga telah mencapai lebih dari 80 persen. 

Dalam satu kali praktik, Denteksi dapat melakukan pemeriksaan pada sekitar 100 orang anak dalam kurun waktu 3 jam.

Kendati dapat memberikan hasil skrining awal, penegakan diagnosis harus tetap dilakukan oleh dokter gigi. 

"Skrining kan gunanya untuk mengetahui level awal saja. Kalau ada perlu tindakan lebih lanjut silahkan ketemu dokter gigi. Untuk penegakan diagnosis masih tetap butuh expert,” ungkapnya. 

Sejak resmi dirilis pada Agustus 2022, Denteksi telah meraih penghargaan untuk kategori mutu pelayanan kesehatan pada Indonesia Health Inovation Award (IHIA) tahun 2022. 

Masih di tahun yang sama, Denteksi juga mendapat Juara 1 pada Konvensi Mutu Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2022.

Dan tahun 2023 Denteksi meraih penghargaan Jakarta Innovation Awards (JIA) 2023 yang diselenggarakan oleh Bappeda Provinsi DKI Jakarta. (*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.