Petani Tulungagung Manfaatkan Elnino untuk Tanam Jagung, 21 Kelompok Tani Dapat Bantuan
Rendy Nicko April 28, 2026 06:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - Pemkab Tulungagung menyiapkan bantuan irigasi perpompaan untuk mengantisipasi elnino atau musim kemarau ekstrem.

Bantuan pompa untuk pengairan ini diharapkan bisa membantu produksi tanaman pangan, khususnya padi.

Kabupaten Tulungagung selama ini surplus beras, sehingga menjadi salah satu sumber cadangan beras pemerintah.

Namun petani di Desa Tugu, Kecamatan Sendang memilih memanfaatkan elnino untuk menanam jagung.

Baca juga: Tunggu Hasil Uji Lab, SPPG di Tempurejo Dihentikan Sementara Waktu Seusai Lima Siswa Dirawat 

Baca juga: Polisi Bongkar Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Blitar, Pelaku Kantongi 12 Barcode BBM Subsidi

Selain sama-sama menghasilkan tanaman pangan, menanam jagung bagian upaya menjaga kualitas unsur hara tanah.

"Kami menghindari menanam padi terus-terusan karena akan menggangu unsur hara tanah," ujar salah satu petani muda, Deny Trisdianto.

Lanjutnya, lokasi area persawahan dewasanya ada di kawasan pegunungan, tepatnya di kaki Gunung Wilis.

Meski demikian karena hutan yang terjaga, air terus mengalir sepanjang tahun, termasuk saat musim kemarau.

Hanya perlu dilakukan pengaturan selama kemarau untuk meratakan pasokan air di setiap petak terasering.

Menurut Deni, dengan menanam padi dan jagung secara bergantian akan menjaga kesuburan tanah dan mengendalikan hama tanaman.

"Dengan mengganti tanaman, maka siklus hama padi yang ada akan terputus. Nutrisi tanah juga terjaga karena dengan satu tanaman terus menerus, maka nutrisi tertentu yang dibutuhkan tanaman itu akan habis," paparnya.

Masa tanam jagung juga dimanfaatkan petani untuk membawa pupuk kandang ke sawah.

Pasokan pupuk kandang ini membantu tanah memulihkan unsur hara.

Dampaknya akan terlihat saat sawah kembali ditanami padi.

"Hasil panen jadi lebih bagus setelah ditanami jagung dengan menggunakan pupuk kandang," tegasnya.

Jagung menjadi salah satu hasil pertanian yang menjadi salah satu komoditas yang diamankan pemerintah, bagian dari ketahanan pangan.

Masih menurut Deni, harga jagung cukup bagus, di atas Rp 6.000 sehingga memberikan keuntungan bagi petani.

Informasi dari Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, saat ini ada 21 kelompok tani yang mendapatkan bantuan irigasi perpompaan.

Data ini bersifat sementara karena akan ada tambahan bantuan ke kelompok tani lain.

Bantuan pompa ini diharapkan bisa membantu produksi padi di daerah yang kesulitan pasokan air dari sistem irigasi.

(David Yohanes/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.