Kemenag Bandar Lampung Gembleng 40 ASN agar Lebih Humanis
soni yuntavia April 28, 2026 07:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap instansi pemerintah sangat bergantung pada kualitas pelayanan.

Menyadari hal tersebut, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandar Lampung memperketat standar pelayanan publiknya dengan menggelar Pelatihan Pelayanan Prima di Aula Kemenag setempat, Selasa (28/4/2026).

Sebanyak 40 peserta yang menjadi ujung tombak pelayanan digembleng secara intensif guna meningkatkan mualitas pelayanan yang humanis.

Mereka terdiri dari unsur humas, protokol, petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), petugas keamanan, hingga perwakilan layanan dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), dan Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Bandar Lampung.

Kepala Kantor Kemenag Kota Bandar Lampung menegaskan, pelayanan prima adalah "wajah" terdepan institusi. 

Ia mewanti-wanti seluruh aparatur agar tidak lagi sekadar menggugurkan kewajiban administratif.

Menurutnya, jika pelayanan yang diberikan buruk, maka citra institusi di mata umat akan runtuh. Sebaliknya, pelayanan yang cepat dan tulus akan membangun kepercayaan publik yang kokoh.

"ASN Kementerian Agama adalah pelayan umat. Melayani bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan hati, integritas, dan empati. Pelayanan terbaik akan melahirkan kepercayaan publik terhadap institusi," ujar Erwinto saat membuka kegiatan tersebut.

Untuk mencapai standar layanan optimal Kemenag Bandar Lampung menggandeng dengan profesional dari Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Bandar Lampung.

Para peserta dilatih untuk memiliki sikap yang profesional namun tetap hangat dan solutif.

Perwakilan BSI, Andi Kurniawan, mengapresiasi langkah progresif Kemenag Bandar Lampung.

Menurutnya, kolaborasi ini adalah langkah positif untuk menularkan budaya layanan yang humanis dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Ketua Tim Humas, Kerukunan Umat Beragama (KUB), dan Protokol Kemenag Bandar Lampung, Alifah, menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari penguatan reformasi birokrasi tematik.

"Tujuannya meningkatkan kompetensi dan sikap pelayanan ASN agar lebih cepat, tepat, ramah, dan berempati. Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa pelayanan publik adalah bentuk pengabdian yang bernilai ibadah," jelas Alifah.

Pelatihan ini juga merupalan bagian dari upaya Kemenag Bandar Lampung untuk memacu pembangunan Zona Integritas semi meraih predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi)  dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani).

Ini sejalan dengan implementasi nilai dasar BerAKHLAK(Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif), masyarakat kini menanti aksi nyata di lapangan.


( Tribunlampung.co.id / Hurri Agusto )





 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.