TRIBUNMANADO.CO.ID - RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado menggelar pembahasan sistem remunerasi bersama RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, di aula lantai 2 RS Kandou.
Kegiatan ini juga dilaksanakan secara hybrid, menghubungkan kedua rumah sakit melalui pertemuan daring.
Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, M.Kes, dalam keterangan menekankan pentingnya pengelolaan pendapatan rumah sakit yang efektif melalui sistem remunerasi yang transparan dan akuntabel.
Pertemuan ini terfokus pada pembahasan remunerasi sebagai instrumen strategis dalam mendukung kinerja layanan, termasuk peningkatan kualitas pelayanan di berbagai unit seperti instalasi gawat darurat (IGD) dan layanan operasi.
“Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya kami dalam menyempurnakan sistem remunerasi, agar mampu mendorong peningkatan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Dirut, dalam rilis yang diterima Tribun Manado, Selasa (28/4/2026).
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan meningkatkan mutu layanan dan keselamatan pasien melalui adopsi praktik terbaik serta optimalisasi sistem manajemen rumah sakit.
"RSUP Kandou menjadikan RSHS Bandung sebagai rujukan pembelajaran, mengingat reputasinya sebagai rumah sakit unggulan dalam pelayanan dan tata kelola,"ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, RSHS juga memaparkan target pengelolaan keuangan yang sehat, peningkatan kualitas pelayanan dengan komposisi penilaian 60 persen layanan, 30 persen penunjang, dan 10 persen lainnya, serta pencapaian klasifikasi rumah sakit "Kelas A".
Melalui kegiatan ini, diharapkan praktik terbaik yang telah diterapkan di RSHS Bandung dapat diadaptasi dan diimplementasikan di RSUP Kandou guna mendorong peningkatan kualitas layanan serta tata kelola rumah sakit yang lebih baik.(adv)