Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUD Kepahiang dr. Burhan Hadi menyoroti terkait Bank Darah untuk mencukupi ketersediaan darah yang dibutuhkan pasien.
Bank Darah seyogyanya berfungsi untuk unit layanan medis yang berfungsi mengumpulkan, menguji, menyimpan dan mendistribusikan darah dan komponennya.
Diketahui RSUD Kepahiang hanya memiliki list daftar pendonor, sehingga saat dibutuhkan siap mendonorkan darah.
Burhan yang sebelumnya bertugas di IGD RSUD tersebut menyadari pentingnya stok ketersedian darah bagi pasien di RSUD Kepahiang.
Baca juga: Direktur RSUD Kepahiang Febi Nursanda Resmi Mengundurkan Diri
"Selama ini kita akui saat ada masyarakat yang membutuhkan transfusi darah sangat kesulitan, itulah mengapa ketersediaan bank darah ini sangatlah penting untuk mencukupi ketersediaan darah," jelas Burhan.
Salah satunya pada pasien thalasemia yang membutuhkan transfusi darah setiap bulannya, bahkan per 2 minggu sekali.
Sehingga kerap harus mencari pendomor mandiri setiap bulannnya.
"Pasien yang membutuhkan darah terpaksa untuk mencari pendonor mandiri, jika ada bank darah bisa cepat mengatasi kebutuhan darah. Masyarakat tidak lagi hilir mudik mencari pendonor," ungkap Burhan.