RT Malabero Kota Bengkulu Sampaikan 3 Tuntutan, Segera Tunjuk Plt Lurah
Hendrik Budiman April 28, 2026 07:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Forum RT/RW Kelurahan Malaboro, Kecamatan Teluk Segara, menyampaikan tiga tuntutan kepada pihak kecamatan terkait kondisi pemerintahan kelurahan yang dinilai tidak berjalan optimal akibat kekosongan jabatan lurah.

Ketua RT 8 Kelurahan Malaboro Herman, mengatakan tiga poin tersebut disampaikan langsung saat mendatangi kantor camat sebagai bentuk aspirasi masyarakat.

“Ada tiga poin yang kami sampaikan. Pertama, kekosongan kepemimpinan lurah Malaboro yang sudah dua bulan ini belum ada penggantinya,” ujar Herman ke TribunBengkulu.com, Selasa (28/4/2026).

Kekosongan jabatan tersebut berdampak pada berbagai aktivitas pemerintahan, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan anggaran.

“Aktivitas anggaran seperti dana kelurahan dan BOP itu terganggu kalau tidak ada pejabat yang berwenang, baik PLT maupun lurah definitif,” jelasnya.

Ambulans Ditarik, Pelayanan Terganggu

Poin kedua yang disampaikan, lanjut Herman, adalah terkait mobil ambulans kelurahan yang saat ini tidak lagi berada di Malaboro.

“Kedua, masalah ambulans. Ambulans kita di Malaboro ditarik karena ada permasalahan, jadi sekarang tidak ada di kelurahan,” katanya.

Baca juga: Belasan Ketua RT di Malabero Bengkulu Ngeluh, BOP Belum Cair Sejak 3 Bulan

Menurutnya, keberadaan ambulans sangat penting untuk menunjang pelayanan masyarakat, terlebih dapat dimanfaatkan oleh sejumlah kelurahan di wilayah Kecamatan Teluk Segara.

Sementara itu, poin ketiga yang disampaikan berkaitan dengan harapan agar seluruh persoalan tersebut segera mendapat solusi dari Pemerintah Kota Bengkulu.

Herman mengungkapkan, dari hasil pertemuan, pihak kecamatan berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut dan menindaklanjutinya.

“Kesimpulan pertemuan tadi, pihak kecamatan berjanji akan diselesaikan setelah Pak Wali Kota pulang dari haji. Minimal solusinya itu PLT dalam waktu dekat ini,” ungkapnya.

Para Ketua RT berharap, penunjukan PLT atau lurah definitif dapat segera dilakukan agar pelayanan publik dan aktivitas pemerintahan di Kelurahan Malaboro kembali berjalan normal.

“Harapan kami tentu pelayanan kembali normal, termasuk pengelolaan anggaran dan fasilitas di kelurahan,” tutup Herman.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.