Grid.ID - Sausan Syarifah (26) adalah salah satu penumpang di gerbong terakhir yang berhasil selamat dari kecelakaan kereta Bekasi Timur meski mengalami kondisi yang sangat mengerikan.
Keluarga Sausan, Yuli dan Tini, menceritakan kejadian tersebut setelah menjenguk Susan yang baru menjalani operasi di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi.
Saat tabrakan terjadi, Sausan terlempar hingga ke bagian atas kabin tempat penyimpanan barang, lalu tertimpa penumpang lain.
"Dia naik di atasnya itu loh, kereta kan ada atas naruh barang. Dia ada di atas situ. Di atas dia masih ada empat orang... jadi dia ketiban-tiban gitu," ujar Tini kepada awak media, Selasa (28/4/2026).
Akibat himpitan dan benturan keras, Sausan sempat pasrah. Dalam kondisi setengah sadar, ia merasa dirinya sudah meninggal dan seolah bertemu mendiang ayahnya.
"Dia merasa, 'Aduh saya udah nggak ada, udah nggak ada', kebetulan anak yatim ya. Jadi dia mikir, 'Yaudah saya ditolong bapak,' katanya. Udah, jadi dia nggak merasa masih hidup," kata Yuli.
Namun, Sausan berhasil selamat. Saat dievakuasi, ia masih sadar dan bahkan hafal nomor telepon ibunya meski handphone-nya hilang. Ia meminta relawan untuk menghubungi keluarganya.
Sayangnya, sang ibu sempat mengabaikan telepon tersebut dan mengira itu penipuan. Untungnya, adik Sausan yang akhirnya menindaklanjuti laporan tersebut.
"Ternyata ibunya ini masih takut, takut penipuan. Kan banyak yang begitu, 'Tolong anaknya kecelakaan gini-gini'. Akhirnya dia nggak respons. Yang ngerespons justru adiknya yang laki-laki," jelas Tini.
Setelah dikonfirmasi oleh sang adik, keluarga langsung menuju rumah sakit. Sausan kemudian menjalani operasi akibat patah tangan kiri dan luka robek di paha.
Meski masih dalam pengaruh obat, Sausan tetap menunjukkan sifat cerianya. Ia bahkan sempat bercanda saat akan difoto.
"Malah dia bercanda, 'Ntar pake filter ya Tante,' katanya," kenang Tini.