Dubes Rusia Sebut Hubungan Prabowo dan Putin Sebagai Sahabat dan Mitra Strategis
Adi Suhendi April 28, 2026 09:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kedekatan personal antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin disebut-sebut menjadi motor penggerak utama pesatnya hubungan bilateral kedua negara belakangan ini.

Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, meluruskan informasi mengenai intensitas pertemuan kedua tokoh dunia tersebut.

Sergei menyebut, keduanya setidaknya sudah bertemu sebanyak empat kali dalam setahun terakhir.

Hal itu disampaikan Dubes Sergei saat sesi wawancara khusus dengan Tribunnews.com, Senin (27/4/2026).

"Sebenarnya empat kali. Ada tiga kunjungan Bapak Prabowo ke Rusia; Juni lalu di Saint Petersburg, Desember tahun lalu, dan April ini di Moskow. Namun jangan lupa mereka sempat berbincang singkat pada September lalu di Tiongkok. Jadi katakanlah empat kali," ujar Sergei.

Baca juga: Pemerintah klaim membawa pulang minyak setelah Prabowo berjumpa Putin – Mengapa Indonesia melirik Rusia?

Intensitas pertemuan yang tinggi ini, menurut Sergei, menunjukkan posisi strategis Indonesia di mata Kremlin. 

Rusia memandang Indonesia bukan sekadar mitra dagang, melainkan pemimpin informal di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

Sergei menambahkan, tahun lalu kedua pemimpin telah mengadopsi deklarasi kemitraan strategis yang mencakup segala aspek, mulai dari militer, ekonomi, hingga pendidikan.

Diplomasi antara Prabowo dan Putin ini diharapkan dapat membuahkan hasil nyata dalam waktu dekat, terutama dengan rencana kehadiran delegasi besar Indonesia ke Kazan, Rusia pada Mei mendatang.

Baca juga: RI Dapat Impor Minyak dari Rusia usai Prabowo Temui Putin, Bahlil: InsyaAllah Bulan Ini Bisa Dikirim

"Indonesia adalah teman dan mitra kami. Kami memahami peran Indonesia sebagai negara besar, negara dengan populasi muslim yang besar, dan secara ekonomi benar-benar pemain kunci di Asia Tenggara," jelasnya.

Prabowo Dapat Dua Undangan Dari Putin

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini mendapat dua undangan dari Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengunjungi Rusia.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan bahwa pada Mei 2026, Presiden Prabowo diundang Putin untuk menghadiri acara yang digelar di Kazan, Rusia.

“Presiden Putin juga menyampaikan undangan bagi Presiden Prabowo untuk menghadiri acara di Kazan yang akan diselenggarakan pada bulan Mei,” kata Sugiono dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Selasa, (14/4/2026).

Selain itu, Presiden Prabowo juga diundang untuk menghadiri pameran industri besar yang akan digelar pada Juli 2026.

Namun Sugiono tidak menjelaskan lebih jauh mengenai acara tersebut serta siapa saja pemimpin negara di dunia yang diundang Putin.

“Dan juga pameran industri besar yang akan dilaksanakan pada bulan Juli yang akan datang,” kata Menlu.

Menlu mengatakan bahwa dua undangan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan hubungan antara Rusia dan Indonesia. 

Kemitraan kedua negara diharapkan terus meningkat ke depannya.

“Dalam rangka maka bagiandari memperkuat hubungan kedua negara yang diharapkan bisa menjadi semakin intensif yang membawa kebaikan bagi kedua belah pihak,” kata Sugiono.

Undangan tersebut didapat Presiden Prabowo Subianto saat melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow, pada Senin, (13/4/2026).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.