TRIBUNTRENDS.COM - Indahnya Puri Agung Jro Kuta di Kawasan Kota Tua Denpasar di tengah kawasan kota tua di Jalan Gajah Mada, berdiri megah Puri Agung Jro Kuta yang menjadi salah satu jejak sejarah penting di Bali.
Bangunan ini langsung memikat perhatian lewat gerbang khasnya yang dihiasi susunan batu bata merah, yang menjadi ciri arsitektur tradisional yang umum ditemukan pada puri-puri bersejarah di Pulau Dewata.
Bangunan ini memikat dengan arsitektur khas berupa gerbang bata merah yang sarat nilai budaya.
Didirikan oleh Dewa Gede Jambe Badung, puri ini masih dihuni oleh keturunan mereka hingga kini.
Selain berfungsi sebagai tempat tinggal, puri ini juga memiliki peran penting dalam kehidupan spiritual masyarakat Bali.
Baca juga: Uniknya Masjid Al Hikmah Denpasar, Bali, Penuh Ornamen Khas Pulau Dewata, Bisa Tampung 1.500 Jamaah
Puri ini didirikan sekitar tahun 1820 Masehi oleh Dewa Gede Jambe Badung, yang juga dikenal dengan gelar Kyai Agung Gede Jro Kuta Kahuningan.
Keberadaan puri ini tidak lepas dari hubungan sejarah dengan Kerajaan Klungkung, karena keluarga Jro Kuta merupakan keturunan langsung dari Dewa Agung Kusamba.
Hingga kini, sekitar delapan keluarga masih menetap dan menjaga keberlangsungan kehidupan di dalam puri tersebut.
Baca juga: WNA Terekam CCTV Curi Uang Donasi 1,8 Juta di Pura Gianyar Bali, Pelaku Pakai Topi & Lengan Panjang
Berlokasi di Jalan Sutomo, Pemecutan Kaja, kawasan puri ini memiliki empat bagian utama yang mencerminkan filosofi tata ruang tradisional Bali.
Yakni, Jaba Ancak Saji, atau area pertama yang menjadi pintu masuk menuju bagian utama puri.
Kemudian, Jaba Tengah, yaitu halaman tengah yang berfungsi sebagai akses ke bagian dalam.
Jaba Tandeng, dimana dahulu digunakan sebagai ruang tamu raja, kini difungsikan sebagai tempat pelaksanaan upacara keagamaan.
Kemudian, Saren Agung, area inti yang menjadi tempat tinggal keluarga puri.
Menariknya, tata letak dan zonasi bangunan ini tetap dipertahankan seperti saat pertama kali dibangun, mencerminkan komitmen pelestarian budaya yang kuat.
Baca juga: Uniknya Masjid Al Hikmah Denpasar, Bali, Penuh Ornamen Khas Pulau Dewata, Bisa Tampung 1.500 Jamaah
Selain sebagai tempat tinggal dan situs bersejarah, Puri Agung Jro Kuta juga memiliki peran penting dalam kehidupan spiritual masyarakat Bali.
Puri ini menjadi pengempon atau pengelola Pura Luhur Uluwatu, salah satu pura utama yang termasuk dalam jajaran Sad Kahyangan.
Keindahan arsitektur serta suasana khas kawasan puri menjadikannya destinasi menarik bagi wisatawan yang ingin menjelajahi sisi historis kota tua Denpasar.
Tak hanya itu, tradisi menenun yang diwariskan secara turun-temurun juga masih bertahan hingga kini.
Masyarakat sekitar puri tetap menggunakan alat tenun tradisional berbahan kayu yang telah berusia puluhan tahun.
Aktivitas ini menjadi daya tarik tersendiri sekaligus bukti nyata pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan zaman.
(TribunTrends.com/Talitha)