TRIBUN-BALI.COM - Hujan deras yang mengguyur Jembrana sebabkan belasan rumah terdampak banjir di Banjar Tirta Kusuma, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Senin (27/4) malam.
Selain karena hujan deras, genangan air di pemukiman tersebut juga disebabkan oleh luapan air sungai dan pembuangan air dari jalan raya yang tidak bisa surut dengan cepat karena belum ada pembuangan air ke laut.
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa banjir tersebut terjadi mulai pukul 17.30 Wita. Saat itu hujan deras terus mengguyur wilayah Jembrana khususnya Desa Candikusuma.
Atas laporan tersebut, tim BPBD Jembrana kemudian turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan, Selasa (28/4) pagi.
"Genangan airnya karena hujan yang deras, adanya luapan air sungai dan pembuangan air dari jalan raya," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra saat dikonfirmasi, Selasa (28/4).
Baca juga: LANSIA Tewas di Dasar Jurang Desa Petulu Dievakuasi, WNA Swedia Ini Sempat Konsumsi Minuman Alkohol
Baca juga: MARKAS Penyekapan Puluhan WNA di Kuta Dibongkar Polresta Denpasar, Korban Dipaksa Jadi Operator Scam
Dia mengungkapkan, karena curah hujan yang tinggi ditambah luapan air, air kemudian menggenangi wilayah pemukiman tersebut. Sedikitnya ada, 16 unit rumah terdampak dengan jumlah warga sebanyak 15 Kepala Keluarga (KK).
"Selain karena kondisi kontur tanah yang didominasi pasir pantai sehingga daya serap air rendah, lokasi permukiman yang berada pada dataran rendah, juga karena air genangan tak bisa langsung mengalir ke laut akibat tertahan tanggul penahan abrasi," ungkapnya.
Artana mengakui akan melakukan koordinasi dengan lintas sektoral untuk rencana pembangunan saluran drainase di sepanjang sempadan tanggul tersebut. Adalah agar mempercepat pembuangan air genangan langsung ke laut.
"Tentunya akan kami koordinasikan lebih lanjut untuk berupaya memberikan solusi. Misalnya membangun saluran drainase untuk pembuangan air ke laut," tandasnya. (mpa)