Usai Diinvasi Sapu-Sapu, Ini Sisa 4 Jenis Ikan Lokal yang Bisa Ditemukan Warga di Ciliwung Bogor
Tsaniyah Faidah April 28, 2026 11:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pemancing ikan di Sungai Ciliwung, kawasan Katulampa, Kota Bogor sudah merasakan dampak imbas ikan sapu-sapu yang semakin banyak di sungai.

Ikan sapu-sapu ini dengan perkembangbiakannya yang cepat, dinilai mengancam ikan lokal karena kerap memakan telur-telur ikan lainnya.

Alhasil, ikan-ikan lokal Ciliwung yang cukup beragam, kini dirasakan warga kian menyusut.

Bahkan beberapa jenis ikan lokal di antaranya sudah sulit ditemukan para pemancing.

Hal ini diakui pemancing ikan di Sungai Ciliwung kawasan Katulampa, Kota Bogor, Arwan.

Terpantau, Arwan merupakan salah satu dari segelintir pemancing yang masih memancing ikan di kawasan bendungan tersebut.

"Ikan sapu di sini banyak banget, pernah kan ada yang menjala, dapetnya sapu-sapu, bener-bener banyak," kata Arwan kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (28/4/2026) 

Arwan akui, dulu ada beragam jenis ikan di Sungai Ciliwung, seperti ikan paray, soro, beunteur, berod, jaer, lele dan lain-lain.

Namun kini sebagian sudah langka karena sulit ditemukan setelah banyaknya ikan sapu-sapu yang dianggap hama ini.

Setidaknya kini ada sisa 3 - 4 jenis ikan yang masih bisa ditemukan pemancing di Ciliwung.

"Paling sekarang adanya lele, ikan mas, ikan mas juga itu sering dari yang (kolam) jebol kebawa banjir, terus jaer, ikan berod masih ada," kata Arwan.

Sementara jenis ikan lainnya kini sudah sulit ditemukan warga di Sungai Ciliwung.

Salah satunya ikan soro yang biasanya berkumpul di bawah aliran Bendung Katulampa yang deras.

"Dulu di sini banyak banget ikan soro, dia adanya di air deras. Semenjak ada ikan sapu-sapu itu gimana gitu, gak ada aja," ungkap Arwan yang setengah jam memancing namun tak kunjung dapat ikan ini.

Diketahui, karena banyaknya ikan sapu-sapu ini, Pemerintah Kota Bogor juga berencana membasmi ikan invasif ini di Sungai Ciliwung.

Ikan sapu-sapu ini dianggap hama setelah berkembangbiak cukup banyak di aliran sungai dan dinilai dapat merusak ekosistem perairan dan mengancam ikan lokal. 

Ikan sapu-sapu ini diketahui berasal dari Sungai Amazon dan masuk ke Indonesia setelah diperjualbelikan sebagai ikan hias.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.