Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bagas Imam Waluyo, Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya memuji kesuksesan nonton bareng (nobar) laga Arema FC vs Persebaya di Alun-alun Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (28/5/4/2026) sore-malam.
Dimana ia menilai berlangsung sangat meriah. Ribuan Bonek terlihat antusias mengikuti semua rangkaian kegiatan nobar yang berlangsung sejak pukul 10.00 Wib.
Mulai kegiatan coaching clinic dari Persebaya Academy, berbagai gim seru yang dipersembahkan sponsor Persebaya.
Hingga meet and great dengan dua pemain Persebaya yang dihadiri Ernando Ari dan Alfan Suaib.
Sejak sebelum pertandingan hingga pertandingan selesai, Bonek tidak henti memekikkan yel-yel. Dimana, dibuka dan ditutup dengan menyanyikan anthem Persebaya, song for pride.
"Pertandingan derby jatim, luar biasa antusias dari masyarakat Surabaya di halaman alun-alun Surabaya. Ramai sekali pada hari ini," kata Bagas Imam di Alun-alun Surabaya setelah pertandingan.
Baca juga: Berkah Gelar Nobar Persebaya VS Arema, Kafe di Surabaya Raup Omzet Jutaan Rupiah
"Saya lihat acaranya sangat luar biasa. Alhamdulillah berjalan lancar. Ini juga berkat bantuan dari pemerintah Kota Surabaya," tambahnya.
Paling penting, ribuan Bonek yang hadir bisa menjaga ketertiban. Meski sebenarnya laga berlangsung dengan tensi tinggi, imbas rivalitas kedua tim.
"Tadi peluit akhir pas berbarengan dengan adzan magrib. Dan saya lihat antusias dari masyarakat setelah pertandingan langsung rapi, tidak ada yang ricuh ataupun apa. Langsung pulang ke rumah masing-masing," ungkap Bagas Imam Waluyo.
Situasi ini dijelaskannya sesuai dengan yang diharapkan.
"Karena keselamatan yang nomer satu. Apalagi ini jam pulang kerja juga. Mementingkan orang-orang yang baru pulang kerja, tidak mengganggu lalu lintas," tambahnya.
Baca juga: Meriah Nobar Arema FC vs Persebaya di Surabaya, Ribuan Bonek Rayakan Pesta Gol dengan Emosional
Situasi kondusif ini memang diharapkannya terus terjadi di Kota Surabaya. Terutama berkaitan dengan kegiatan yang bersinggungan langsung dengan suporter dan Persebaya.
Satu yang ia sayangkan adalah banyaknya sampah-sampah masih berserakan.
"Tinggal kami koordinasi dengan dinas lingkungan hidup atau dari Persebaya untuk menambahkan tempat-tempat sampah di setiap lokasi," kata Bagas Imam Waluyo.
Pada prakteknya, selain menambah tempat sampah, petugas di lapangan diharapkan berperan aktif untuk memandu suporter membuang sampah pada tempatnya.
"Sehingga harapannya nanti setelah pertandingan bisa lebih rapih," pungkasnya
Baca juga: Nobar Arema FC vs Persebaya Berubah Hening: Aremania Datang dengan Harapan, Pulang dengan Kekecewaan