TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dunia seni tari Tanah Air kembali bergeliat. Roadshow Lomba Tari Kreasi Nusantara (LTKN) 2026 kembali digelar dan menghadirkan panggung bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas terbaik mereka.
Mengusung perpaduan seni tradisi dan teknologi modern, ajang ini akan dipusatkan di kawasan Candi Borobudur.
Event yang diinisiasi oleh Real Art Technology ini akan berlangsung secara bertahap di berbagai provinsi di Indonesia. Untuk tahap awal di Magelang, seleksi dijadwalkan pada 20–21 Juni 2026, sementara grand final nasional akan digelar pada 12–14 Desember 2026 di kawasan Borobudur.
Panitia penyelenggara, Retno Christanti, menjelaskan bahwa setiap daerah memiliki jadwal seleksi masing-masing. Para pemenang dari berbagai kabupaten/kota nantinya akan berlaga di tingkat nasional.
Khusus wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, lomba akan digelar di Tourism Information Center (TIC) Borobudur. Para peserta akan memperebutkan Piala Bupati serta piagam penghargaan bagi seluruh peserta.
“Juara dari tiap daerah akan dipertemukan di grand final nasional di Borobudur pada Desember mendatang,” ujarnya saat ditemui di Tourism Information Center (TIC), Selasa (28/4/2026).
Retno melanjutkan LTKN 2026 menjadi penyelenggaraan yang keempat kalinya dengan cakupan yang semakin luas. Tahun ini, ajang tersebut melibatkan peserta dari 15 provinsi dan 68 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Bahkan, para pemenang nantinya berkesempatan tampil di Kuala Lumpur, Malaysia, sebagai bagian dari misi budaya internasional.
Diperkirakan sekitar 1.000 peserta akan ambil bagian, mulai dari usia 5 hingga 23 tahun, baik dalam kategori tunggal maupun kelompok. Tak sekadar lomba, LTKN 2026 juga menghadirkan inovasi melalui sistem penilaian berbasis digital yang memungkinkan proses penjurian berlangsung secara real-time dan transparan.
“Setiap penampilan langsung dinilai oleh dewan juri melalui perangkat elektronik, dan hasilnya bisa ditampilkan saat itu juga. Ini menjadi langkah maju dalam dunia seni tari,” jelas Retno.
Menurutnya, Kegiatan ini lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini juga membawa misi pembentukan karakter generasi muda. Nilai sportivitas, disiplin, hingga kecintaan terhadap budaya bangsa menjadi bagian penting yang ditanamkan kepada para peserta. Selain itu, LTKN menjadi ruang kolaborasi bagi seniman muda dari berbagai daerah untuk saling bertukar ide dan inspirasi.
Retno memastikan bahwa terselenggaranya roadshow lomba kali ini jug sudah bermitra dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang dan untuk pelaksanaan penilaiannya didukung melalui penilaian kurasi penyelenggara ajang lomba tari tingkat Nasional.
Dengan konsep yang semakin inovatif dan jangkauan yang kian luas, LTKN 2026 diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta tari berbakat sekaligus memperkuat eksistensi seni budaya Indonesia di kancah nasional hingga internasional.