Kemenhaj: Seorang Jemaah Haji Asal Pasuruan Meninggal Dunia di Madinah
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah melaporkan satu jemaah haji Indonesia wafat di Madinah Arab Saudi pada masa operasional hari kedelapan penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Jemaah yang meninggal dunia bernama Kamariyah Dul Tayib (85), asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada 27 April 2026.
Dengan tambahan tersebut, total jemaah wafat hingga saat ini menjadi dua orang.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, mengatakan pemerintah memastikan layanan kesehatan bagi jemaah menjadi prioritas utama selama pelaksanaan ibadah haji.
"Pemerintah memastikan bahwa kesehatan jemaah menjadi prioritas utama. Layanan kesehatan disiapkan secara berlapis, mulai dari keberangkatan di tanah air hingga pelayanan di Tanah Suci," ujar Maria dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).
Dari sisi layanan kesehatan di Daerah Kerja Madinah, sebanyak 1.373 jemaah menjalani rawat jalan, 30 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan 54 jemaah dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi.
Pemerintah juga menyiapkan dukungan layanan kesehatan berupa 40 klinik di Makkah dan 5 klinik di Madinah, serta fasilitas KKHI di kedua kota tersebut.
Selain itu, setiap kloter didampingi satu dokter dan satu tenaga kesehatan, serta didukung kerja sama dengan rumah sakit rujukan di Arab Saudi.
Maria mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik selama berada di Tanah Suci.
Langkah ini dengan cukup istirahat, menjaga pola makan, dan segera melapor kepada petugas jika mengalami keluhan kesehatan.
Baca juga: Imbauan Naik Bus Shalawat Jelang Salat Fardhu, Jemaah Haji Diminta Berangkat Lebih Awal
"Dengan kolaborasi antara petugas dan kedisiplinan jemaah, kami optimistis penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar," katanya.
Ia menambahkan, perhatian khusus diberikan kepada jemaah lanjut usia dan yang memiliki risiko kesehatan tinggi.
Langkah ini agar mendapatkan pendampingan optimal sejak awal keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah selesai.
Hingga hari kedelapan, tercatat 104 kloter dengan total 40.796 jemaah telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, sebanyak 93 kloter atau 36.483 jemaah telah tiba di Madinah.