Antisipasi Datangnya El Nino, Pemkab Sumenep Petakan Wilayah Rawan Kekeringan dan Siapkan Air Bersih
Januar April 29, 2026 07:14 AM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai bergerak cepat mengantisipasi potensi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan memicu musim kemarau lebih panjang di wilayah tersebut.

Langkah ini dilakukan untuk menekan risiko kekeringan yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya pada sektor pertanian dan pemenuhan kebutuhan air bersih.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai strategi mitigasi sejak dini.

"Kami siapkan dari sekarang untuk hadapi perubahan iklim agar nantinya masyarakat bisa menjalani aktivitas dengan aman," kata Bupati Achmad Fauzi, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, dampak El Nino tidak bisa dianggap sepele karena berpotensi langsung dirasakan masyarakat apabila tidak diantisipasi dengan matang.

Saat ini lanjutnya, Pemkab Sumenep mulai melakukan pemetaan wilayah yang masuk kategori rawan kekeringan.

Baca juga: Lamongan Siaga Kekeringan 2026, Pemkab Perkuat Irigasi dan Pompa Air

Selain itu, skema distribusi bantuan air bersih juga telah disiapkan sebagai langkah darurat jika krisis air terjadi.

"Pemerintah akan mengupayakan segala cara yang terbaik supaya masyarakat tidak menderita dampak kekeringan," katanya.

Tak hanya itu, koordinasi lintas sektor hingga tingkat desa juga diperkuat guna memastikan penanganan berjalan efektif, mulai dari pemantauan kondisi lapangan hingga penyaluran bantuan air bersih kepada warga terdampak.

Dengan langkah mitigasi yang disiapkan lebih awal, dirinya berharap dampak El Nino dapat ditekan sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.

"Semoga upaya ini bisa meminimalkan dampak yang ada," ucapnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.