Petani di Nagan Raya Tewas Disambar Petir Saat Berada di Sawah
Muliadi Gani April 29, 2026 12:54 PM

 

PROHABA.CO, NAGAN RAYA - Musibah tragis menimpa seorang warga Nagan Raya, pada Selasa (28/4/2026) sore.

Korban diketahui bernama Iswandi (52), petani asal Desa Kuta Baro Blang Muling, Kecamatan Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya meninggal dunia setelah disambar petir ketika sedang berada di sawah miliknya di Desa Kabu Tunong, Kecamatan Seunagan Timur.

Saat kejadian, Iswandi bersama sang istri tengah beraktivitas di sawah.

Hujan deras disertai petir melanda kawasan tersebut, dan korban berusaha mencari tempat aman.

Namun, sambaran petir mengenai tubuhnya hingga membuatnya tidak sadarkan diri.

Warga sekitar segera menolong dan membawa korban ke Puskesmas Blang Panyang, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Jenazah korban yang merupakan kelahiran Keude Linteng, Seunagan Timur kemudian dibawa ke rumah istrinya di Desa Kuta Baro Blang Muling untuk disemayamkan. 

Baca juga: Petani di Aceh Jaya Tewas Tersambar Petir saat Berteduh di Pondok Sawah, Tinggalkan Dua Anak

Agus Salim, adik korban sekaligus Ketua RAPI Nagan Raya, membenarkan peristiwa tersebut.

Agus Salim mengatakan bahwa korban adalah abangnya meninggal dunia disambar petir.

“Korban keluar darah di telinga karena sambaran petir.

Almarhum rencana malam ini dikebumikan,” ujarnya.

Sang istri yang berada di lokasi saat kejadian dilaporkan selamat.

Warga membawa korban disambar petir di Desa Kabu Tunong, Seunagan Timur, Nagan Raya
DISAMBAR PETIR - Warga membawa korban disambar petir di Desa Kabu Tunong, Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya, Selasa (28/4/2026) sore (Serambinews.com/HO)

Peristiwa ini menjadi pengingat betapa berbahayanya fenomena alam berupa petir.

Petir merupakan pelepasan listrik statis bertegangan tinggi yang terjadi di atmosfer, biasanya dari awan badai kumulonimbus.

Kilatan cahaya terang muncul lebih dulu karena cahaya merambat lebih cepat dibanding suara gemuruh guntur yang terdengar kemudian. 

Sambaran petir bisa terjadi antar awan maupun dari awan ke tanah, dan sering muncul saat hujan deras.

Baca juga: Warung Ayam Geprek di Lueng Bata Banda Aceh Digerebek, Diduga Jadi Kedok Praktik Maksiat

Berikut adalah poin-poin penting mengenai petir:

Proses Terbentuk: Udara panas ke atas membawa uap air, membentuk awan kumulonimbus. 

Penyebab Sambaran: Saat perbedaan muatan terlalu besar, udara tidak lagi mampu menahan arus listrik.

Sehingga terjadi loncatan listrik (petir) untuk menetralkannya.

Kilat dan Guntur: Kilatan cahaya terlihat duluan karena cahaya merambat jauh lebih cepat daripada suara guntur, yang dihasilkan oleh udara panas yang meledak setelah dilewati petir.

Waktu Terjadi: Umumnya saat hujan, khususnya dari awan badai (kumulonimbus).  

Petir adalah fenomena alam yang sangat cepat dan dapat terjadi dalam awan, antrawan, atau dari awan ke tanah.

Makanya warga harus waspada bila cuaca hujan yang disertai petir.

Terutama di wilayah wilayah yang kerap terjadi musibah disambar petir.

Musibah yang menimpa Iswandi menjadi pelajaran penting agar warga lebih berhati-hati menghadapi kondisi cuaca ekstrem di wilayah yang rawan petir seperti Nagan Raya.

(Serambinews.com/Rizwan)

Baca juga: Nelayan Takengon Tewas Disambar Petir di Tengah Danau Lut Tawar

Baca juga: Sekeluarga di Aceh Timur Tersambar Petir, Ibu dan Anak Meninggal Dunia, 3 Kritis 

Baca juga: Taksi Listrik Green SM Diduga Picu Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, 14 Tewas dan 84 Luka

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.