Lokasi Demo Hari Buruh atau May Day di Medan dan Lokasi Rawan Macet
Array A Argus April 29, 2026 12:56 PM

 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Tanggal 1 Mei 2026, kelompok buruh dipastikan akan turun ke jalan memperingati Hari Buruh atau May Day di Kota Medan.

Dari sekian banyak kelompok buruh di Sumatera Utara, baru Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) yang menyatakan terang-terangan akan turun ke jalan melakukan aksi.

Baca juga: Hari Buruh atau May Day 1 Mei 2026 Apakah Tanggal Merah? Ini Penjelasannya

Sebahagian massa buruh lainnya justru diperkirakan akan ikut acara seremoni yang diadakan Pemko Medan di Pardede Hall, dan Pemprov Sumut di GOR Serbaguna Pancing Jalan Willem Iskandar.

Karena ada potensi massa turun ke jalan, maka masyarakat harus tahu dimana saja titik-titik aksi Hari Buruh 2026 di Kota Medan.

Sejumlah buruh yang tergabung dalam Aliansi Kemarahan Buruh (AKBAR) Sumatra Utara menggelar aksi memperingati Hari Buruh Internasional di depan Pos Bloc Medan Jalan Pos, Kota Medan, Rabu (1/5/2024). Dalam aksinya, AKBAR Sumut membawa 10 tuntutan seperti pengupahan yang layak, hapuskan sistem kerja outsourcing, dan hapuskan batasan usia dalam perekrutan kerja.
Sejumlah buruh yang tergabung dalam Aliansi Kemarahan Buruh (AKBAR) Sumatra Utara menggelar aksi memperingati Hari Buruh Internasional di depan Pos Bloc Medan Jalan Pos, Kota Medan, Rabu (1/5/2024). Dalam aksinya, AKBAR Sumut membawa 10 tuntutan seperti pengupahan yang layak, hapuskan sistem kerja outsourcing, dan hapuskan batasan usia dalam perekrutan kerja. (TRIBUN MEDAN/ABDAN SYAKURO)

Titik Aksi Buruh di Medan

Bila merujuk pada tahun-tahun sebelumnya, aksi buruh selalu terpusat di Kantor Gubernur Sumut, dan DPRD Sumut.

Selain itu, massa buruh juga akan menduduki Kantor Wali Kota Medan, dan DPRD Medan.

Baca juga: Daftar Acara Seremoni dan Lokasi Hari Buruh atau May Day di Medan 1 Mei 2026, Buruh Terpecah!

Sisanya, ada yang menggelar aksi di beberapa ruas jalan pusat kota.

Misalnya saja di areal Pos Bloc atau Lapangan Merdeka.

Tempat ini umumnya akan dijadikan titik kumpul massa.

Ada beberapa lokasi yang menjadi titik kumpul massa buruh sebelum melakukan aksi di pusat Kota Medan.

Selain Lapangan Merdeka, Istana Maimun di Jalan Brigjen Katamso, Kota Medan.

Baca juga: AKBAR Sumut Bawa Patung Babi saat Gelar Aksi Memperingati Hari Buruh di Depan Kantor DPRD Sumut

Dari Istana Maimun ataupun Lapangan Merdeka, massa buruh akan melakukan longmarch ke Kantor Gubernur Sumut maupun ke Kantor Wali Kota Medan.

Jadi, bagi masyarakat harap berhati-hati terjebak kemacetan ketika demo buruh berlangsung.

Kemudian, lokasi lain yang jadi tempat kumpul buruh adalah Bundaran Majestyk atau Tugu SIB Jalan Gatot Subroto.

Lokasi yang strategis di tengah kota kerap dimanfaatkan untuk menjadi lokasi kumpul para buruh.

Baca juga: 20 Ide Kegiatan Hari Buruh Internasional yang Lebih Produktif

Lokasi Rawan Macet

Bagi masyarakat yang beraktivitas di pusat kota, penting untuk mengetahui lokasi rawan macet saat demo Hari Buruh agar bisa mengatur perjalanan dengan lebih efisien.

Sejumlah titik di Medan kerap menjadi pusat kemacetan saat aksi May Day berlangsung.

Kawasan Lapangan Merdeka Medan biasanya menjadi salah satu titik paling padat karena sering dijadikan lokasi berkumpul massa.

Baca juga: Link Twibbon Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025 Beserta Sejarah Singkatnya

Sejumlah buruh yang tergabung dalam Aliansi Kemarahan Buruh (AKBAR) Sumatra Utara menggelar aksi memperingati Hari Buruh Internasional di depan Kantor DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Nomor 5, Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Rabu (1/5/2024). Dalam aksinya, AKBAR Sumut membawa 10 tuntutan seperti pengupahan yang layak, hapuskan sistem kerja outsourcing, dan hapuskan batasan usia dalam perekrutan kerja.
Sejumlah buruh yang tergabung dalam Aliansi Kemarahan Buruh (AKBAR) Sumatra Utara menggelar aksi memperingati Hari Buruh Internasional di depan Kantor DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Nomor 5, Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Rabu (1/5/2024). Dalam aksinya, AKBAR Sumut membawa 10 tuntutan seperti pengupahan yang layak, hapuskan sistem kerja outsourcing, dan hapuskan batasan usia dalam perekrutan kerja. (TRIBUN MEDAN/ABDAN SYAKURO)

Selain itu, Jalan Pangeran Diponegoro, yang menjadi lokasi Kantor Gubernur Sumatera Utara dan DPRD Sumut, juga hampir selalu dipenuhi massa aksi, sehingga lalu lintas di jalur ini cenderung tersendat bahkan dialihkan secara situasional.

Rute long march buruh juga menjadi penyebab utama kepadatan kendaraan.

Massa biasanya bergerak dari Istana Maimun melewati Jalan Letjen Suprapto menuju Kantor Gubernur Sumut.

Selain itu, Bundaran Air Mancur di Jalan Gatot Subroto menuju DPRD Sumut juga kerap dilalui peserta aksi.

Pergerakan massa dalam jumlah besar di jalur-jalur utama ini membuat kemacetan sulit dihindari, terutama pada jam-jam sibuk.

Tidak hanya itu, beberapa titik tambahan seperti Kantor Wali Kota Medan dan kawasan industri KIM 1 dan KIM 2 juga bisa menjadi pusat keramaian tergantung agenda aksi buruh.

Pada peringatan May Day sebelumnya, tercatat ada beberapa lokasi kegiatan yang tersebar, termasuk di kawasan GSG Astaka Pancing.

Meski pengamanan dilakukan secara situasional tanpa penutupan jalan besar-besaran, arus lalu lintas tetap mengalami gangguan di sejumlah ruas.

Untuk menghindari kemacetan saat demo Hari Buruh di Medan, masyarakat disarankan memilih jalur alternatif dan menghindari area pusat kota sejak pagi hingga siang hari.

Selain itu, penting untuk selalu memantau informasi terbaru dari Dinas Perhubungan Medan maupun Polda Sumatera Utara terkait rekayasa lalu lintas.

Dengan perencanaan yang tepat, aktivitas tetap bisa berjalan lancar meski ada aksi May Day.

18 Ruas Jalan Ditutup

Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polrestabes Medan akan menutup 18 ruas jalan di Kota Medan pada hari ini, Rabu 29 April 2026.

Penutupan ruas jalan ini bagian dari rangkaian rekayasa lalu lintas dalam persiapan menyambut pengamanan kota jelang Hari Buruh atau May Day 1 Mei 2026 nanti.

Baca juga: Cuaca Medan Hari Ini 29 April 2026, Langkat Berpotensi Hujan Ringan

Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Sri Lestari Widodo mengatakan, penutupan ruas jalan atau rekayasa lalu lintas dimulai pukul 16.00 hingga 17.00 WIB.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menghindari ruas jalan yang terkena rekayasa sesuai waktu yang ditentukan," kata AKBP Sri Lestari Widodo, Selasa (28/4/2026).

Widodo menyarankan, agar pengguna jalan menggunakan jalur alternatif dan mengikuti arahan petugas demi kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan bersama.

Baca juga: 60 Petinju Sumut Tampil di Karno Knockout Series V

Nantinya, akan ada petugas yang berjaga di tiap titik.

Keberadaan petugas akan membantu kelancaran proses rekayasa lalu lintas kali ini.

1. Penutupan menuju Lapangan Benteng, arus kendaraan diluruskan menuju Jalan Putri Hijau.

2. Penutupan di Jalan Mayor, kendaraan diluruskan menuju Lapangan Merdeka.

3. Penutupan menuju Jalan Ahmad Yani - Jalan Pulau Penang, diluruskan ke Jalan Putri Hijau.

Baca juga: Personel Polrestabes Medan Tangkap Kasir dan Pemain di Lokasi Judi di Tuntungan

4. Penutupan di Jalan Kejaksaan, dialihkan ke Jalan Imam Bonjol.

5. Penutupan di Jalan Zainul Arifin, dialihkan ke Jalan Sudirman.

6. Penutupan dari Jalan Diponegoro (depan Kantor Gubernur) menuju Lapangan Benteng, dialihkan ke Jalan S. Parman.

7. Penutupan arus menuju Wisma Benteng, dialihkan ke Jalan Kejaksaan.

8. Penutupan arus dari arah Kejaksaan, dialihkan ke Jalan Teuku Umar.

Baca juga: Langgar Aturan dan Rugikan PAD Kota Medan, Personel Dishub Razia Karcis dan Jukir Liar

9. Penutupan menuju Jalan Candi Biara, dialihkan ke Jalan S. Parman.

10. Penutupan di Jalan Maulana Lubis, dialihkan ke Jalan Candi Borobudur.

11. Penutupan arus menuju Lapangan Merdeka, dialihkan ke Jalan Kejaksaan dan Jalan Imam Bonjol melewati Jalan Pengadilan melalui sistem contraflow.

12. Penutupan arus menuju Jalan Imam Bonjol, dialihkan melalui Jalan Pengadilan (sistem contraflow) menuju Jalan Sudirman.

13. Penutupan arus menuju Jalan Cut Nyak Dien, diluruskan menuju Jalan Sudirman.

Baca juga: DOKTER Klinik Kampus Unri Lecehkan 30 Mahasiswi, Begini Modusnya, Korban Trauma dan Malu

14. Penutupan di simpang Jalan Diponegoro - Kartini, dialihkan menuju Jalan Imam Bonjol.

15. Penutupan di Jalan Cut Mutia - Imam Bonjol menuju Jalan Diponegoro.

16. Penutupan di Jalan Imam Bonjol - Teuku Daud menuju Jalan Diponegoro.

17. Penutupan di Jalan Diponegoro - Teuku Daud menuju Jalan Imam Bonjol.

18. Penutupan di Jalan Imam Bonjol - Cut Mutia, diluruskan menuju Jalan Sudirman.

(ray/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.