Jalur Jayapura-Wamena Longsor, BPJN Papua Gerak Cepat Bangun Jalan Alternatif di Kalimo
Marius Frisson Yewun April 29, 2026 01:15 PM

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Magai

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Akses Jalan Trans Papua, Jayapura - Wamena yang merupakan jalur vital penghubung wilayah pesisir dan pegunungan di Papua, dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat longsor di kawasan Kalimo, Distrik Waris, Kabupaten Keerom. Peristiwa tersebut dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir, sehingga material tanah dari tebing menutup badan jalan.

Akibat kejadian ini, arus transportasi sempat terputus total. Sejumlah kendaraan, baik angkutan barang maupun penumpang, tidak dapat melintas dan menyebabkan antrean panjang di kedua sisi jalan. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat serta distribusi bahan kebutuhan pokok ke wilayah pegunungan.

Aktivis LSM WGAB Papua, Yerry Basri Mak, SH, MH, kepada Tribun-Papua.com, Rabu (29/4/2026), mengatakan bahwa longsor di Kalimo menjadi perhatian serius karena jalur tersebut merupakan akses utama masyarakat.

Baca juga: Guru SMP Negeri 9 Jayapura Sepakat Melepas Modul Belajar Demi Wajan Panas dan Spatula

“Beberapa hari lalu jalan trans Jayapura–Wamena sempat terputus akibat longsor di Kalimo, Distrik Waris. Hal ini disebabkan curah hujan yang cukup tinggi,” ujarnya.

Meski demikian, Yerry mengapresiasi pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Papua yang dinilai cepat dalam merespons kondisi darurat dengan membuka jalan alternatif.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPJN Papua yang sudah mengambil langkah cepat dengan membuat jalan alternatif, sehingga kendaraan dan masyarakat masih bisa melintas,” katanya.

Baca juga: Sempat Dituntut 15 Tahun Penjara, Hombim Sama Akhirnya Divonis Bebas dalam Kasus Pembunuhan Guru

Menurutnya, langkah tersebut sangat membantu masyarakat yang bergantung pada jalur tersebut untuk aktivitas sehari-hari, termasuk distribusi logistik dan mobilitas warga.

“Ini langkah yang tepat karena BPJN Papua telah mendengar aspirasi masyarakat dengan menghadirkan jalan alternatif, sehingga aktivitas warga tetap berjalan,” tambahnya.

Baca juga: Rekam Jejak Aksi Kejahatan Pentolan KKB Jeki Murib yang Tewas Ditembak TNI

Ia juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintas, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi menyebabkan longsor susulan di sejumlah titik rawan.

“Kami harap masyarakat tetap waspada saat melintas karena kondisi cuaca masih belum stabil,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yerry menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan cepat di lapangan, mulai dari pihak BPJN Papua hingga kontraktor pelaksana.

Baca juga: Manajemen Persipura Bongkar Alasan Tiket Lawan Persiku Kudus Naik

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kepala Balai Jalan dan Jembatan BPJN Papua, satker, PPK, serta pihak kontraktor yang sudah bekerja cepat membangun jalan alternatif di Kalimo, Distrik Waris,” tutupnya.

Hingga kini, proses penanganan jalan utama masih terus dilakukan. Petugas berupaya membersihkan material longsor dan memperbaiki badan jalan agar dapat kembali dilalui secara normal.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.