SRIPOKU.COM, INDRALAYA – Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengajukan anggaran sebesar Rp30 miliar kepada pemerintah pusat untuk membangun kembali Jembatan Lubuk Rukam-Muara Kumbang di Kecamatan Kandis yang putus total.
Kepala Dinas PUPR Ogan Ilir, H. Ruslan, menjelaskan bahwa besarnya biaya pembangunan jembatan sepanjang 75 meter tersebut tidak memungkinkan jika hanya mengandalkan APBD kabupaten.
"Itu Rp30 miliar baru sebatas usulan ke Kementerian PU. Kami berharap dengan anggaran tersebut dapat dibangun jembatan beton permanen, bukan lagi jembatan plat besi," ujar Ruslan di Indralaya, Rabu (29/4/2026).
Jembatan ini tercatat sudah dua kali ambruk dalam kurun waktu singkat di awal tahun 2026.
Insiden pertama terjadi pada 22 Januari akibat tiang jembatan diterjang tumpukan rumput yang terbawa arus.
Setelah sempat dibangun jembatan darurat, akses tersebut kembali roboh pada 16 Februari dengan penyebab yang sama.
Akibat terputusnya akses utama ini, mobilitas warga di kedua desa tersebut kini lumpuh.
Untuk aktivitas sehari-hari, masyarakat terpaksa menggunakan perahu mesin guna menyeberangi sungai.
"Saat ini akses memang putus total. Kami terus berupaya agar persoalan infrastruktur ini segera tertanggulangi melalui bantuan pemerintah pusat," tegas Ruslan.