Hari Posyandu Nasional, Dinsos PMD Tana Tidung Integrasikan Layanan Enam SPM di Desa Sepala Dalung
Junisah April 29, 2026 04:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Pemkab Tana Tidung memperingati Hari Posyandu Nasional 2026 dengan menggelar kegiatan pelayanan terpadu yang mengintegrasikan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) kepada masyarakat.

Kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran posyandu yang tidak lagi hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi juga mencakup berbagai aspek pelayanan dasar lainnya.

Peringatan Hari Posyandu Nasional tersebut dilaksanakan di Desa Sepala Dalung, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara ( Kaltara ), Rabu (29/4/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Asisten I Kabupaten Tana Tidung Uus Rusmanda bersama beberapa kepala OPD terkait dan juga melibatkan berbagai unsur Pemerintah Kecamatan dan Desa serta masyarakat setempat.

Baca juga: Rahmawati Zainal Tekankan Peran Aktif Posyandu di Nunukan jadi Kunci Zero Stunting

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Tana Tidung, Arief Prasetiawan menjelaskan, transformasi posyandu saat ini telah mengarah pada pelayanan yang lebih terintegrasi.

“Posyandu ini sekarang sudah bertransformasi, tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi sudah terintegrasi dengan enam urusan SPM, yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial,” ujar Arief kepada TribunKaltara.com.

Ia menyebutkan, pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari arahan Tim Pembina (TP) Posyandu yang berjenjang dari pusat hingga daerah.

Di Kabupaten Tana Tidung, TP Posyandu diketuai oleh Vamelia Ibrahim, yang juga merupakan istri Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali.

“Momentum peringatan Hari Posyandu Nasional ini kita manfaatkan untuk melaksanakan kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat, sesuai arahan dari TP Posyandu pusat,” sebutnya.

Baca juga: Lantik Tim Pembina Posyandu, Bupati Tana Tidung Tekankan Pentingnya Sinergitas Pelayanan

Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan senam bersama sebagai upaya meningkatkan kebugaran masyarakat, yang dilanjutkan dengan berbagai layanan dan edukasi.

“Kita mulai dengan senam bersama, kemudian ada deteksi penyakit tidak menular dari Dinas Kesehatan, serta edukasi terkait kesehatan remaja,” terangnya.

Selain itu, disediakan enam desk pelayanan sesuai urusan SPM yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berkonsultasi secara langsung dengan instansi terkait.

“Kami siapkan enam desk sesuai urusan SPM, seperti trantibum linmas, sosial, dan lainnya. Ini juga menjadi momentum untuk menangkap informasi dan dinamika di masyarakat,” katanya.

Menurutnya, melalui pendekatan ini pemerintah daerah dapat memperoleh data dan pemetaan kebutuhan masyarakat secara langsung, khususnya di Desa Sepala Dalung.

“Harapannya dari kegiatan ini kita bisa mengumpulkan data dan melakukan pemetaan kebutuhan masyarakat, yang nantinya bisa dikembangkan ke desa-desa lain melalui kader posyandu,” ungkapnya.

Posyandu di KTT 02 29042026
INTEGRASIKAN ENAM SPM - Momen peringati Hari Posyandu Nasional 2026 di Desa Sepala Dalung, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, Rabu (29/4/2026). Pemkab Tana Tidung integrasikan layanan enam SPM ke masyarakat.

Ia menegaskan, program posyandu terintegrasi ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya seremonial, tetapi berkelanjutan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Arief menilai kegiatan yang dikemas secara terbuka dan langsung di tengah masyarakat dinilai lebih efektif dalam menyampaikan informasi dibandingkan kegiatan yang bersifat formal di dalam ruangan.

“Kalau hanya sosialisasi di ruang tertutup, kadang kurang efektif. Dengan kegiatan seperti ini, masyarakat bisa langsung menerima informasi sekaligus memanfaatkan layanan yang tersedia,” pungkasnya.

(*)

Penulis : Rismayanti 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.