Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Penataan kabel jaringan telekomunikasi menjadi langkah awal yang dilakukan Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama perusahaan swasta untuk menata kabel yang semrawut.
Adapun penandatanganan nota kesepahaman (MoU) atau Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi ( Apjatel), tak sekadar mempercantik kota, tetapi juga menekan risiko keselamatan khususnya di pusat Kota Tasikmalaya.
"Kerja Sama penataan infrastruktur jaringan memang sudah sejak lama dibahas, malah sempat menerima audiensi, serta masukan dari masyarakat tentang bagaimana menata kabel yang semrawut, nah sekarang kita jawab dan langsung ada eksen," ungkap Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya Anang Safa'at
Ia berharap kedepan, dengan adanya kerjasama antara Apjatel bersama walikota Tasikmalaya terus dilakukan ke titik lain. Karena ini adalah cita cita masyarakat.
"Yang kita lihat bukan hanya PAD saja. Tapi yang lebih penting dan utama adalah keselamatan nyawa," jelas Anang.
Baca juga: Pemkot Tasikmalaya Bareng Apjatel Jabar Mulai Tata Kabel Telekomunikasi di Pusat Kota
Anang mengapresiasi langkah perusahaan swasta melakukan kerja sama dengan pemerintah daerah dan harus diikuti oleh PLN sebagai perusahaan milik pemerintah.
"Mungkin ini yang dilihat adalah baru jaringan telekomunikasi, kedepan berharap kerjasama bersama PLN, dan PLN harus menjadi contoh juga," ucap Anang.
Tentunya dengan penataan ini bisa mulai terlihat estetika kota ini dan kedepan tidak ada lagi kabel yang semrawut. Meskipun butuh waktu, tapi sudah ada eksen dilakukan pemerintah sekarang.
"Kedepan akan lebih ditingkatkan kerjasamanya, karena aturan sudah ada dengan Perwalkot 2018, tapi baru di tahun 2026 terealisasi," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Apjatel Jawa Barat, Yudiana Arifin mengungkapkan titik yang sudah dipetakan Pemkot memang sudah dibenahi tapi perlu dilihat kembali agar mampu mengakomodir seluruh kebutuhan jaringan.
“memang hari ini di satu titik dulu, nanti bisa lanjut ke titik lain. Karena kegiatan yang dilakukan menjadi langkah awal kerja sama dengan Pemkot Tasikmalaya dan berlanjut ke titik lain," ungkap Yudiana. (*)