Tak Puas Hanya S1, Pratama Arhan Incar Gelar Magister Komunikasi: Saya Sangat Bangga & Percaya Diri
Sinta Darmastri April 29, 2026 05:56 PM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Bintang Timnas Indonesia, Pratama Arhan Alif Rifai, kembali mencetak gol penting, namun kali ini bukan di rumput hijau. Tepat pada Rabu (29/4/2026), bek andalan tanah air ini resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen setelah mengikuti prosesi Wisuda ke-87 Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) di Patra Hotel Semarang.

Menariknya, Arhan tak ingin membuang waktu. Begitu toga dilepas, ia langsung memasang target baru untuk masa depan akademiknya. Pemain yang dikenal dengan lemparan ke dalam mautnya ini mengumumkan niatnya untuk segera tancap gas ke jenjang Magister (S2).

“Saya sangat bangga dan berencana melanjutkan studi S-2 di Ilmu Komunikasi Udinus,” ungkap Arhan usai diwisuda, Rabu.

Kunci Sukses Menyeimbangkan Bola dan Buku

Menjalani studi sejak tahun 2020 di tengah padatnya jadwal kompetisi internasional tentu bukan perkara mudah. Arhan mengakui bahwa dukungan penuh dari almamaternya menjadi faktor krusial di balik keberhasilannya meraih gelar sarjana.

"Reputasi Udinus membangkitkan kepercayaan diri saya untuk bersaing di masa depan," ujarnya.

Ia memuji fleksibilitas dan sistem beasiswa yang diterapkan kampus, yang memungkinkannya tetap berprestasi di lapangan tanpa menanggalkan kewajiban akademik.

“Saya menjadi bukti nyata bahwa Udinus memberikan ruang bagi atlet untuk tetap mengutamakan pendidikan tanpa mengorbankan karier,” tambahnya.

Baca juga: Selama Ini Diam, Azizah Salsha Curhat Lelahnya Nikah dengan Pratama Arhan: Aku Bisa Ceritakan Semua

Ijazah Blockchain: Terobosan Digital Masa Depan

Momen kelulusan Arhan kali ini juga mencatatkan sejarah baru di dunia pendidikan Indonesia. Ia menjadi bagian dari angkatan pertama yang menerima ijazah berbasis teknologi blockchain. Inovasi ini menjamin keamanan dokumen dari risiko pemalsuan serta memudahkan verifikasi digital secara global sebuah hal yang sangat berguna bagi atlet yang berkarier di luar negeri.

Rektor Udinus, Pulung Nurtantio Andono, memberikan pesan mendalam bagi Arhan dan para wisudawan lainnya. Baginya, karakter jauh lebih penting daripada sekadar angka di atas kertas.

"Dunia kerja tidak selalu menanyakan IPK kalian, tetapi melihat sejauh mana kalian membawa manfaat bagi masyarakat. Dunia membutuhkan orang-orang yang berani bermimpi dan bekerja keras,” ucap Pulung.

Baca juga: Azizah Salsha Ancam Bongkar Masalah Pernikahan dengan Pratama Arhan Gegara Lelah Dituduh Selingkuh

Peluang Karier Internasional

Apresiasi juga datang dari Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VI Jawa Tengah, Aisyah Endah Palupi. Ia menilai teknologi blockchain pada ijazah Udinus akan mempermudah lulusannya merambah pasar kerja internasional, termasuk di Eropa, Amerika, hingga Australia.

"Teknologi ini mempermudah proses rekrutmen melalui pemindaian barcode. Kami berharap ke depan ijazah ini bisa bersifat bilingual agar lulusan Udinus semakin kompetitif," tuturnya.

Dengan semangat belajarnya yang tinggi, Pratama Arhan membuktikan bahwa seorang atlet profesional tetap bisa bersinar di bangku perkuliahan, sekaligus menyiapkan fondasi kuat untuk masa depan setelah gantung sepatu nanti.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.