Emiten IMPC Kantong Pendapatan Rp1,2 Triliun, Laba Bersih Rp203 Miliar
Seno Tri Sulistiyono April 29, 2026 04:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Emiten atau perusahaan publik PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) pada kuartal I 2026 membukukan pendapatan sebesar Rp 1,2 triliun. 

Angka tersebut naik, 25,4% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Rp 937 miliar. 

Sedangkan laba bersih melonjak 32,9% secara tahun dari Rp 152 miliar di kuartal I-2025 menjadi Rp 203 miliar di kuartal I-2026. 

Baca juga: IHSG Ambles Usai Pengumuman Terbaru dari MSCI, Saham BBRI Anjlok 4,65 Persen

IMPC merupakan emiten yang memproduksi dan mendistribusikan bahan bangunan serta barang plastik.

Direktur Utama Impack Pratama Industri Haryanto Tjiptodihardjo menyampaikan, periode pasca-Lebaran mendorong kinerja seiring normalisasi aktivitas, yang tahun ini terjadi pada kuartal dua. 

Namun dinamika geopolitik global, kata Haryanto, khususnya konflik Timur Tengah menekan rantai pasok meningkatkan biaya logistik dan harga bahan baku serta menyebabkan keterbatasan pasokan polimer. 

“Memasuki kuartal dua, kami melihat adanya tantangan yang cukup signifikan akibat kondisi global yang tidak menentu,” paparnya dikutip Rabu (29/4/2026).

Haryanto pun menegaskan IMPC akan secara hati-hati mengelola kapasitas produksi di tengah keterbatasan pasokan bahan baku serta tekanan kenaikan harga, dengan tetap menjaga keseimbangan antara profitabilitas dan pangsa pasar. 

Di tengah berbagai tantangan tersebut, IMPC tetap mempertahankan target kinerja untuk tahun buku 2026 dengan pendapatan sebesar Rp 5,1 triliun dan laba bersih di atas Rp 700 miliar. 

Pada perdagangan sesi kedua hari ini, sekitar pukul 14.43 WIB saham IMPC naik 7,44 persen ke level Rp2.310 per saham dari posisi penutupan sebelumnya Rp2.150 per saham.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.