TRIBUNNEWS.COM - Sebuah laporan mengejutkan muncul mengenai situs nuklir Iran di wilayah Isfahan.
Badan intelijen Israel, Mossad, dikabarkan berhasil membangun jalan aspal secara rahasia di tengah gurun terpencil di wilayah Isfahan, Iran.
Jalan "siluman" ini diduga kuat menjadi landasan pacu bagi operasi rahasia pasukan khusus Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari WANA News Agency, keberadaan jalan tersebut berkaitan erat dengan insiden militer pada 5 Februari 2026 lalu.
Kala itu, Washington berdalih sedang melakukan "operasi penyelamatan" terhadap seorang pilot AS yang jatuh di wilayah selatan Isfahan.
Namun, fakta baru yang terungkap menunjukkan skala operasi yang jauh lebih besar.
Pasukan khusus gabungan AS disebut-sebut tidak hanya datang dengan personel, tetapi juga membawa pesawat angkut berat C-130 serta deretan helikopter serbu.
Yang membuat publik kaget adalah lokasi jalan aspal tersebut yang berada sangat dekat dengan fasilitas nuklir sensitif milik Iran.
Para pengamat intelijen menduga bahwa narasi "penyelamatan pilot" hanyalah kedok semata.
"Pengerahan peralatan berat dan pemilihan lokasi di dekat instalasi nuklir mengindikasikan adanya rencana ofensif besar-besaran untuk menyabotase infrastruktur nuklir Iran," tulis laporan tersebut.
Operasi ini dikabarkan tidak berjalan mulus.
Baca juga: Dampak Perang AS dan Iran Terasa hingga Jabar, Petani Tertekan Meski Harga Gabah Naik
Saat pasukan keamanan Iran mulai mengendus pergerakan tersebut dan melakukan serangan balasan, pasukan AS terpaksa melakukan evakuasi darurat.
Saking gentingnya situasi, sejumlah peralatan tempur dilaporkan ditinggalkan begitu saja di lokasi kejadian.
Jika informasi ini terbukti benar, hal ini akan menjadi tamparan keras bagi sistem pertahanan dan keamanan Iran.
Pengaspalan jalan di lokasi strategis dekat fasilitas sensitif menunjukkan betapa dalamnya penetrasi intelijen Israel di wilayah kedaulatan Iran.
"Jika klaim ini valid, itu menunjukkan kemampuan logistik yang luar biasa dan persiapan matang yang melampaui sekadar spionase biasa," tulis laporan yang dikutip dari The Week.
Hingga saat ini, pihak Teheran dilaporkan mengalami situasi yang memalukan akibat beredarnya kabar tersebut.
Meskipun demikian, belum ada konfirmasi resmi baik dari pihak pemerintah Iran maupun Israel terkait keberadaan jalan aspal misterius tersebut.
Di sisi lain, isu pembangunan jalan ini menambah panjang daftar spekulasi seputar operasi penyelamatan pilot AS yang disebut-sebut sebagai salah satu momen paling menegangkan dalam eskalasi konflik antara AS-Israel melawan Iran belakangan ini.
Sebelumnya, wilayah Isfahan memang menjadi sorotan setelah adanya laporan jatuhnya pesawat militer di daerah pegunungan sekitarnya.
(Tribunnews.com/Whiesa)