- Sosok Dirut PT KAI ( Kereta Api Indonesia ) Bobby Rasyidin kini menjadi sorotan seiring terjadinya insiden kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Ekspresi Bobby pun tak luput dari perhatian masyarakat saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam konferensi pers.
Dalam momen tersebut wajah Bobby yang terlihat sendu ikut menjadi perhatian ketika mendampingi Prabowo menjenguk korban kecelakaan di RUSD Kota Bekasi.
Dilansir dari Tribunnews, momen tersebut terlihat di RSUD Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026).
Raut wajahnya sendu Bobby disorot yang terlihat sesekali matanya berkedip-kedip lalu tertunduk.
Dalam momen tersebut Bobby juga terlihat menganggukkan kepala saat Presiden Prabowo Subianto bertanya kepadanya.
Tak kalah viral saat Bobby Rasyidin Direktur Utama PT KAI terlihat duduk termenung di depan rangkaian KRL yang ringsek parah usai kecelakaan.
Di tengah duka KAI yang mendalam, Bobby disebut menjadi pejabat paling pertama yang sampai di lokasi kecelakaan kereta.
Hal ini terungkap dari adanya foto Bobby yang viral duduk termenung di depan rangkaian KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Dalam momen tersebut terlihat Bobby hanya terdiam sambil mengangga kepalanya dengan tangan sambil.
Aksi Booby ini hingga menyedot perhatian warganet di media sosial.
Disisi lain, Bobby Rasyidin dalam karirnya diketahui dilantik menjadi petinggi KAI pada 2025.
Bobby baru menjabat beberapa bulan sebagai Dirut PT KAI sejak Agustus 2025, menggantikan Didiek Hartantyo.
Belum genap satu tahun ia menjabat sebagai Dirut KAI Kecelakaan besar kereta Bekasi Timur terjadi, hingga menewaskan puluhan orang dan korban luka.
Sebelum menjabat di KAI, Bobby merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan meraih gelar MBA di Australia.
Bobby juga pernah tercatat sebagai Direktur Utama PT Len Industri (Persero) sebelum memimpin KAI.
Mengawali karier di perusahaan multinasional, termasuk memimpin Alcatel Lucent Indonesia.
Bobby bahkan disebut memiliki pengalaman panjang sebagai komisaris di berbagai perusahaan BUMN dan swasta.
Tragedi maut KA Bromo dan KRL di Bekasi ini disebut menjadi tragedi besar pertama sejak Bobby menjabat Dirut KAI.