El Nino dan Cuaca Ekstrem Mengintai, Warga Bener Meriah Diminta Waspada Karhutla dan Krisis Air
Sri Widya Rahma April 29, 2026 04:54 PM

TribunGayo.com, REDELONG - Warga Kabupaten Bener Meriah diimbau agar mencegah terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Baca juga: Prakiraan Cuaca Aceh Tengah Besok 28 April 2026, Mayoritas Alami Hujan Ringan

Imbauan ini dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah menyusul adanya prediksi kemarau panjang yang menyengat melanda Indonesia.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Bener Meriah, Ilham Abdi dalam keterangannya pada Rabu (29/4/2026), mengatakan jika kemarau tersebut bisa berdampak bahaya pada hutan dan lahan.

Maka Pemerintah mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino. 

"Kondisi ini diprediksi memicu penurunan curah hujan, peningkatan suhu udara, kekeringan, hingga risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla)," ujarnya.

IMBAUAN CUACA EKSTREM

Apa Itu El Nino?

Dikutip dari Kompas.com pada Rabu (29/4/2026), El Nino adalah fenomena iklim global yang ditandai dengan pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur di atas rata-rata normal.

Fenomena ini melemahkan angin pasat, yang mengubah pola awan dan hujan secara drastis, sehingga memicu kekeringan panjang di Indonesia.

Dampak El Nino adalah fenomena yang mengurangnya curah hujan yang mengakibatkan kekeringan di wilayah Indonesia.

Dan terjadi kemarau panjang yang berdampak kebakaran hutan karena dedaunan mengering.

Baca juga: Prediksi Cuaca Bener Meriah Besok 28 April 2026, Hujan Ringan Terjadi di Beberapa Wilayah

Imbauan Pemkab Bener Meriah

Kadis Kominfo Bener Meriah mengatakan fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik ini telah mengubah pola cuaca di berbagai wilayah Indonesia.

Maka dampak yang mulai dirasakan meliputi musim kemarau yang lebih panjang, krisis air bersih, gangguan pada sektor pertanian, hingga ancaman kesehatan akibat paparan panas dan debu.

"Jadi masyarakat diharapkan tidak menganggap remeh perubahan cuaca yang terjadi. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan sangat penting untuk meminimalkan risiko dampak El Nino," bebernya.

Sementara guna mengantisipasi dampak tersebut, Pemkab  Bener Meriah mengeluarkan sejumlah poin instruksi bagi warga, di antaranya menghemat penggunaan air bersih.

Kemudian menyiapkan cadangan air, serta dilarang keras melakukan pembakaran lahan atau sampah yang dapat memicu kebakaran luas.

Sektor pertanian juga diminta segera menyesuaikan pola tanam berdasarkan ketersediaan air irigasi yang ada.

​Selain itu, warga diimbau menjaga kondisi fisik dengan meningkatkan konsumsi air putih dan menggunakan pelindung saat beraktivitas di luar ruangan.

Pemerintah daerah meminta masyarakat segera melaporkan kejadian kebakaran lahan atau kondisi darurat kekeringan kepada aparatur desa maupun instansi berwenang agar dapat segera ditangani. 

Sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu menekan risiko bencana selama periode cuaca ekstrem ini berlangsung. (***Bustami***)

Baca juga: Prakiraan Cuaca Gayo Lues Besok 28 April 2026, Hujan Ringan Dominasi Sejumlah Wilayah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.