TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Perguruan Persinas ASAD Kabupaten Tana Tidung Kalimantan Utara menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional Pencak Silat Balikpapan Open II 2026 yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 24 hingga 26 April 2026.
Dalam ajang yang diikuti sekitar 1.500 peserta dari berbagai daerah tersebut, Perguruan Persinas ASAD Kabupaten Tana Tidung berhasil membawa pulang total 13 medali dari berbagai kategori yang diikuti.
Coach Perguruan Persinas ASAD Tana Tidung, Riyan Sumantri menyampaikan, pihaknya mengirimkan sebanyak 10 atlet untuk mengikuti kejuaraan tersebut dengan total 13 kelas yang dipertandingkan.
“Kami mengikutsertakan 10 atlet yang turun di berbagai kategori, mulai dari usia dini, pra remaja, remaja hingga dewasa, baik di kategori tanding maupun seni,” ujar Riyan Sumantri kepada TribunKaltara.com, Rabu (29/4/2026).
Baca juga: Sorakan Penonton Iringi Kejurprov Pencak Silat Remaja Piala Gubernur Kaltara 2025 di Tana Tidung
Ia menjelaskan, dari hasil pertandingan, para atlet berhasil meraih empat medali emas, lima medali perak, dan empat medali perunggu.
“Total perolehan medali kami ada 4 emas, 5 perak, dan 4 perunggu,” jelasnya.
Lebih lanjut, capaian tersebut semakin lengkap dengan keberhasilan salah satu atlet Persinas ASAD Tana Tidung yang masuk nominasi pesilat terbaik pada kategori remaja putra.
“Alhamdulillah, satu atlet kami juga berhasil masuk kategori pesilat terbaik remaja, ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri,” terangnya.
Menurutnya, pencapaian tersebut tidak lepas dari persiapan yang telah dilakukan selama kurang lebih tiga bulan sebelum kejuaraan berlangsung.
“Persiapan kami sekitar tiga bulan, dengan latihan intensif untuk menghadapi kejuaraan ini,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan, seluruh pembiayaan keikutsertaan atlet dalam kejuaraan tersebut berasal dari swadaya anggota perguruan.
“Untuk pembiayaan, kami masih mengandalkan swadaya dari anggota perguruan,” katanya.
Riyan berharap, prestasi yang diraih ini dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan, serta mendorong perhatian lebih terhadap pembinaan olahraga pencak silat di daerah.
“Harapannya ke depan prestasi ini bisa terus ditingkatkan dan mendapat dukungan lebih agar pembinaan atlet bisa berjalan lebih optimal,” pungkasnya.
(*)
Penulis : Rismayanti