KHN dan Sinohydro Buka Kelas Bahasa Mandarin, Warga Lokal Sekitar Proyek PLTA Mentarang Antusias
Cornel Dimas Satrio April 29, 2026 09:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM - Dalam upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal agar siap bersaing dan berpartisipasi aktif dalam berbagai bidang usaha, KHN bersama mitra kontraktornya, Sinohydro melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) KHN Lestari tengah menyelenggarakan pelatihan bahasa mandarin bagi warga di sekitar proyek PLTA Mentarang Induk, Desa Paking dan Harapan Maju, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Selasa (29/4/2026).

Program yang telah berjalan selama enam bulan ini mendapat antusiasme tinggi dengan jumlah rata-rata 30 peserta yang beragam di setiap sesi, mulai dari pelajar, pencari kerja, hingga pelaku usaha lokal.

Program pelatihan ini juga sejalan dengan tren positif sektor konstruksi di Malinau. Berdasarkan data Malinau Dalam Angka 2026 yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik Malinau, sektor konstruksi mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 21,42 persen.

Peningkatan ini didorong oleh lonjakan belanja infrastruktur daerah, dengan realisasi pembangunan fisik seperti jalan, gedung, jaringan, dan irigasi yang meningkat hingga 74,29 persen. Selain itu, keberlanjutan pembangunan PLTA Mentarang Induk turut memberikan kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja lokal.

Saat ini, progres pembangunan PLTA Mentarang masih berada pada tahap persiapan awal sehingga kebutuhan tenaga kerja diproyeksikan akan terus meningkat seiring percepatan konstruksi ke depan.

Seiring dengan perkembangan tersebut, kebutuhan tenaga kerja tidak hanya terbatas pada sektor konstruksi di lapangan, tetapi juga pada sektor pendukung seperti administrasi proyek, logistik, serta pelaku usaha lokal yang membutuhkan keterampilan berbahasa mandarin. Oleh karena itu, penguasaan bahasa mandarin menjadi kompetensi strategis untuk meningkatkan daya saing yang memungkinkan tenaga kerja Malinau terserap dalam cakupan industri yang lebih luas, baik di dalam maupun di luar wilayah Malinau.

Instruktur pelatihan bahasa mandarin, Dewi Mayasari, Translator sekaligus Documents Controller (DC) yang telah bergabung di Sinohydro selama 8 tahun, menekankan pentingnya program ini dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat. “Kemampuan bahasa mandarin menjadi salah satu kunci untuk bisa berkomunikasi langsung dengan tenaga kerja asing di lapangan. Di perusahaan seperti Sinohydro, komunikasi sehari-hari banyak menggunakan bahasa mandarin, sehingga keterampilan ini sangat relevan bagi masyarakat yang ingin bekerja di sektor konstruksi maupun fungsi pendukungnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dewi juga menambahkan bahwa keberhasilan pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh durasi pelatihan, tetapi juga oleh komitmen peserta. “Bukan soal berapa lama belajar, tapi seberapa besar kemauan untuk belajar. Mereka yang memiliki niat dan usaha, meskipun baru belajar dalam waktu singkat, justru bisa lebih siap menghadapi kebutuhan kerja,” tambahnya.

29042026 pelatihan bahasa mandarin PT KHN 02
KELAS bahasa mandarin - Dewi Mayasari, pengajar pelatihan bahasa mandarin memberikan materi di kelas yang digelar PT KHN bersama mitra kontraktornya, Sinohydro untuk warga di sekitar proyek PLTA Mentarang Induk, Desa Paking dan Harapan Maju, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Selasa (29/4/2026).

Salah satu peserta, Marlla (19), yang saat ini juga berkuliah di Universitas Terbuka jurusan Akuntansi, menyampaikan bahwa program ini memberikan nilai tambah bagi masa depannya. “Saya ikut karena memang suka belajar bahasa, dan ini bisa membantu saya untuk lebih siap kerja ke depannya. Dengan bisa bahasa mandarin, peluang kerja jadi lebih terbuka,” ungkapnya.
Peserta lainnya, Jevita (16), turut menyampaikan antusiasmenya. Meskipun kerap menghadapi tantangan dalam mempelajari bahasa baru yang cukup sulit ini, Jevita mengaku terus berlatih dengan mengulang kembali materi yang telah dipelajari. “Sesampainya di rumah, kami sering membaca kembali pelajaran dari kelas untuk mengingat kosakata bahasa mandarin yang diajarkan,” ujarnya.

29042026 pelatihan bahasa mandarin PT KHN 03
KELAS bahasa mandarin - Marlla (19) dan Jevita (16), peserta pelatihan bahasa mandarin yang diselenggarakan PT KHN bersama mitra kontraktornya, Sinohydro untuk warga di sekitar proyek PLTA Mentarang Induk, Desa Paking dan Harapan Maju, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Selasa (29/4/2026).

Salah satu peserta dari kalangan ibu rumah tangga sekaligus pedagang sayur menyampaikan minatnya terhadap program ini.

“Kami ikut belajar karena ingin bisa langsung berkomunikasi dengan pekerja yang berbahasa mandarin. Kalau kami tahu nama-nama sayur dan kebutuhan mereka dalam bahasa mandarin, nantinya kami bisa jualan langsung tanpa perantara. Harapannya, usaha kami bisa berkembang karena lebih dekat dengan pembeli,” ujar Miskia, 37 tahun, penduduk Desa Paking.

Ke depan, program ini akan terus diperkuat untuk memastikan masyarakat Malinau tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku utama dalam pembangunan daerahnya. Melalui program ini, KHN dan Sinohydro juga menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah Malinau yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada masa depan.

(adv)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.