TRIBUNNEWS.COM - Dewa United mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Persijap Jepara dalam lanjutan Super League pekan ke-30, Rabu (29/4/2026).
Bermain di Banten International Stadium, kemenangan Dewa United datang lewat kombinasi keputusan VAR dan aksi heroik di bawah mistar.
Gol datang dari eksekusi penalti sang runner up top skor Super League, Alex Martins Ferreira di menit 54', membuat golnya menjadi 16.
Kemenangan Dewa United nyaris sirna setelah wasit menghadiahi penalti Persijap di injury time babak kedua.
Namun penyelamatan heroik kiper mereka, Sonny Stevens memastikan Dewa United mengamankan tiga poin.
Dengan kemenangan ini Dewa United naik ke posisi tujuh klasemen dengan 47 poin, menyalip Bali United.
Sebaliknya, Persijap tetap tertahan di papan bawah dengan 31 poin di posisi ke-13, hanya berjarak empat angka dari zona degradasi.
Dengan empat laga tersisa dan jadwal berat menghadapi tim-tim papan atas, posisi Persijap masih jauh dari kata aman.
Jarak Persijap dengan tim zona degradasi, yang ditempati persis solo hanya empat poin.
Di empat laga tersisa, Persijap mendapat lawan yang super berat melawan tim papan atas.
Setelah ini, Persijap akan menghadapi tiga tim papan atas, Persija (pekan 31), Borneo FC (pekan 33),dan Persib Bandung (pekan 34).
Satu tim yang tidak cukup berat adalah Persita yang akan dihadapi pada pekan ke-32.
Sementara itu, Dewa United mendapatkan suntikan moral penting jelang rangkaian laga krusial berikutnya.
Sejak awal laga, Persijap justru tampil berani dengan menguasai bola dan menekan pertahanan tuan rumah.
Namun, mereka nyaris melakukan blunder fatal saat kiper Sendri Johansyah salah melakukan clearance yang hampir dimanfaatkan Noah Sadaoui.
Dewa United perlahan keluar dari tekanan, dengan Egy Maulana Vikri beberapa kali merepotkan lini belakang lawan lewat aksi individu, meski peluangnya masih mampu digagalkan.
Persijap sempat mengancam lewat serangan balik cepat, tetapi penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat peluang terbuang.
Hingga akhir babak pertama, kedua tim gagal memecah kebuntuan meski saling menciptakan peluang, dan skor tetap 0-0.
Memasuki babak kedua, Dewa United langsung meningkatkan intensitas serangan.
Peluang emas hadir saat sepakan keras Noah Sadaoui membentur tiang, sebelum bola liar gagal dimanfaatkan Ivar Jenner.
Momen krusial datang tak lama kemudian, ketika wasit meninjau VAR setelah bola tembakan Egy mengenai tangan pemain Persijap di kotak penalti.
Keputusan penalti pun diberikan, dan Alex Martins yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-54.
Gol tersebut menjadi pembeda di tengah laga yang berlangsung ketat.
Persijap tidak tinggal diam. Mereka terus mencoba mengejar ketertinggalan hingga akhirnya mendapatkan peluang emas di masa injury time lewat penalti.
Namun, di sinilah peran kiper Sonny Stevens menjadi penentu.
Ia tampil gemilang dengan melakukan dua penyelamatan beruntun—menepis eksekusi penalti dan menggagalkan bola rebound—yang memastikan gawang Dewa tetap aman.


















(Tribunnews.com/Tio)