Harga Kelapa Tua di Pangandaran Anjlok Hingga Rp 1.500 Per Butir, Petani dan Bakul Terus Tertekan
Dedy Herdiana April 29, 2026 10:35 PM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Kondisi harga kelapa tua di Kabupaten Pangandaran dalam beberapa bulan terakhir mengalami penurunan tajam. Dari sempat berada di kisaran Rp 4.500 per butir, kini merosot hingga Rp 1.500 per butir.

Kondisi itu dikeluhkan para petani kebun maupun bakul kelapa karena berdampak langsung pada pendapatan harian mereka.

Penurunan harga diduga dipicu minimnya ekspor kelapa dari Indonesia, sehingga pasokan di tingkat lokal melimpah dan tidak terserap pasar.

Seorang bakul kelapa di Desa Karangsari, Kecamatan Padaherang, Marsudin (36), mengatakan sulitnya ekspor membuat stok kelapa menumpuk.

"Katanya karena sulit ekspor, jadi banyak kelapa yang numpuk dan tidak terjual," ujar Marsudin kepada Tribun Jabar di depan kiosnya di Karangsari, Rabu (29/4/2026) malam.

Baca juga: Harga Kelapa Tua di Pangandaran Anjlok, Sebelumnya di Harga Rp 8 Ribu Per Butir

Akibat harga yang terus merosot, sejumlah bakul memilih beralih dengan mengolah buah kelapa tua menjadi kopra. 

Namun, langkah tersebut belum sepenuhnya menguntungkan karena harga kopra juga mulai mengalami penurunan.

"Sekarang banyak yang dikopra dulu. Kemarin kopra basah sempat Rp 6.000 per kilogram, tapi tadi siang turun sekitar Rp 700 per kilogram," katanya.

Keluhan serupa disampaikan Ade Tarli (51), petani kelapa asal Kecamatan Kalipucang. Ia mengaku harga kelapa yang terus turun membuat penghasilannya tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari.

"Dulu pernah sampai Rp 8.000 per butir, sekarang turun terus sampai Rp 1.500 per butir. Padahal hasil kelapa biasa untuk kebutuhan dapur sehari-hari," ucap Ade.

Ia berharap ada langkah konkret dari pemerintah, baik melalui pembukaan akses ekspor maupun stabilisasi harga kelapa.

"Ya, agar harga kelapa di kita kembali normal seperti dulu yang mencapai Rp 8000 per butir," ujarnya. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.